<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Baru Pasok Diesel ke Freeport 2014</title><description>PT Pertamina (Persero) mengatakan akan memasok High Speed Diesel (HSD)  ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di awal 2014.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/01/19/830089/pertamina-baru-pasok-diesel-ke-freeport-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/01/19/830089/pertamina-baru-pasok-diesel-ke-freeport-2014"/><item><title>Pertamina Baru Pasok Diesel ke Freeport 2014</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/01/19/830089/pertamina-baru-pasok-diesel-ke-freeport-2014</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/01/19/830089/pertamina-baru-pasok-diesel-ke-freeport-2014</guid><pubDate>Senin 01 Juli 2013 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/01/19/830089/ymytvGHy0A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/01/19/830089/ymytvGHy0A.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengatakan akan memasok High Speed Diesel (HSD) ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di awal 2014. Hal ini dilakukan karena kontrak lama yang baru berakhir 2014. &quot;Tapi kita akan lakukan kargo uji coba tahun ini, mungkin 10 ribu kiloliter (kl),&quot; ungkap Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya kepada wartawan di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (1/7/2013).Hanung menjelaskan, kargo uji coba tersebut dilakukan dalam waktu kurang dua sampai tiga bulan ke depan. &quot;Setelah itu secara kontinu akan lakukan,&quot; tambah Hanung.Kendati demikian, Hanung enggan mengungkapkan nilai investasi dengan PTFI guna memasok HSD. &quot;Saya enggak ingat nilainya, tapi yang pasti 1 liter kurang lebih Rp10.000-11.000 per liter, jadi dikalikan saja 21 ribu kl per bulan,&quot; katanya.Menurut Hanung, saat ini infrastruktur sudah disiapkan, sehingga tidak akan terjadi masalah. Dia melanjutkan, negosiasi dengan PT Freeport ini sudah terjadi selama satu tahun dari Juli 2012 ke Juli 2013. &quot;Alhamdulillah sekarang kita bisa tanda tangani LoI untuk suplai kurang lebih 60-70 persen kebutuhan HSD-nya Freeport, kurang lebih per bulannya kebutuhan mereka 36.000 kl, jadi&amp;nbsp; kita pasok kira-kira 21 ribu kl per bulan. Ini sebuah langkah kerja sama yang baik, mudah-mudahan selanjutnya bisa kerja sama untuk avtur dan sebagainya,&quot; jelas Hanung.Hanung menuturkan, frekuensi penerbangan di Papua juga semakin bertambah, sehingga kebutuhan avtur juga meningkat. &quot;Sehingga kita harapkan kita bisa buka DPPU juga, sehingga penerbangan lain bisa masuk ke sana. Akan beri benefit selain untuk PT Freeport juga untuk masyarakat di sekitar lokasi Freeport,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengatakan akan memasok High Speed Diesel (HSD) ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di awal 2014. Hal ini dilakukan karena kontrak lama yang baru berakhir 2014. &quot;Tapi kita akan lakukan kargo uji coba tahun ini, mungkin 10 ribu kiloliter (kl),&quot; ungkap Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya kepada wartawan di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Senin (1/7/2013).Hanung menjelaskan, kargo uji coba tersebut dilakukan dalam waktu kurang dua sampai tiga bulan ke depan. &quot;Setelah itu secara kontinu akan lakukan,&quot; tambah Hanung.Kendati demikian, Hanung enggan mengungkapkan nilai investasi dengan PTFI guna memasok HSD. &quot;Saya enggak ingat nilainya, tapi yang pasti 1 liter kurang lebih Rp10.000-11.000 per liter, jadi dikalikan saja 21 ribu kl per bulan,&quot; katanya.Menurut Hanung, saat ini infrastruktur sudah disiapkan, sehingga tidak akan terjadi masalah. Dia melanjutkan, negosiasi dengan PT Freeport ini sudah terjadi selama satu tahun dari Juli 2012 ke Juli 2013. &quot;Alhamdulillah sekarang kita bisa tanda tangani LoI untuk suplai kurang lebih 60-70 persen kebutuhan HSD-nya Freeport, kurang lebih per bulannya kebutuhan mereka 36.000 kl, jadi&amp;nbsp; kita pasok kira-kira 21 ribu kl per bulan. Ini sebuah langkah kerja sama yang baik, mudah-mudahan selanjutnya bisa kerja sama untuk avtur dan sebagainya,&quot; jelas Hanung.Hanung menuturkan, frekuensi penerbangan di Papua juga semakin bertambah, sehingga kebutuhan avtur juga meningkat. &quot;Sehingga kita harapkan kita bisa buka DPPU juga, sehingga penerbangan lain bisa masuk ke sana. Akan beri benefit selain untuk PT Freeport juga untuk masyarakat di sekitar lokasi Freeport,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
