<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkop: Dengan UKM, Ekonomi RI Pasti Tembus 6,3%</title><description>Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan mengatakan, target pertumbuhan  ekonomi 6,3 persen pada 2013 akan tetap tercapai bahkan melewati dengan  disokong dari sektor UMKM. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/03/20/831218/menkop-dengan-ukm-ekonomi-ri-pasti-tembus-6-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/03/20/831218/menkop-dengan-ukm-ekonomi-ri-pasti-tembus-6-3"/><item><title>Menkop: Dengan UKM, Ekonomi RI Pasti Tembus 6,3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/03/20/831218/menkop-dengan-ukm-ekonomi-ri-pasti-tembus-6-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/03/20/831218/menkop-dengan-ukm-ekonomi-ri-pasti-tembus-6-3</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2013 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/03/20/831218/J3njebkn4p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/03/20/831218/J3njebkn4p.jpg</image><title>Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyatakan, Bank Dunia telah memprediksi jika ekonomi Indonesia akan dihadapi oleh penyesuaian mengenai gejolak ekonomi dunia. Akan tetapi, pemerintah tetap optimistis pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia melewati target.Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen pada 2013 akan tetap tercapai bahkan melewati dengan disokong dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).&quot;Kalau bank dunia memprediksi, ekonomi kita akan mengalami penyesuaian. Saya optimistis pencapaian pertumbuhan ekonomi indonesia akan melewati target 6,3 persen melalui UMKM,&quot; kata Syarifudin saat acara Konferensi Pemberdaya UMKM Nasional 2013 di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/7/2013).Syarifudin menjelaskan, guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen. Pemerintah akan terus mendorong sektor UMKM, dengan memberikan pendampingan, pemberian akses agar dapat memasarkan produk-produk hasil dari UMKM tersebut.&quot;Kami memberikan pencerahan, memfasilitasi akses tersebut. Selama mereka mendapatkan akses, maka kita akan memberikan pendampingan. Bagaimana kita mampu memasarkan produk dari UMKM ini,&quot; tandasnya.Kendati demikian, Syarifudin menegaskan untuk masyarakat Indonesia jangan ragu dan takut untuk menjadi pelaku UMKM. Karena selain memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, UMKM juga mampu mengubah status sosial masyarakatnya itu sendiri.&quot;Jangan khawatir menjadi pelaku UMKM. Karena suatu saat pasti akan menjadi pengusaha besar, karena semua pengusaha memulai dari usaha kecil terlebih dahulu,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyatakan, Bank Dunia telah memprediksi jika ekonomi Indonesia akan dihadapi oleh penyesuaian mengenai gejolak ekonomi dunia. Akan tetapi, pemerintah tetap optimistis pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia melewati target.Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen pada 2013 akan tetap tercapai bahkan melewati dengan disokong dari sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).&quot;Kalau bank dunia memprediksi, ekonomi kita akan mengalami penyesuaian. Saya optimistis pencapaian pertumbuhan ekonomi indonesia akan melewati target 6,3 persen melalui UMKM,&quot; kata Syarifudin saat acara Konferensi Pemberdaya UMKM Nasional 2013 di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/7/2013).Syarifudin menjelaskan, guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen. Pemerintah akan terus mendorong sektor UMKM, dengan memberikan pendampingan, pemberian akses agar dapat memasarkan produk-produk hasil dari UMKM tersebut.&quot;Kami memberikan pencerahan, memfasilitasi akses tersebut. Selama mereka mendapatkan akses, maka kita akan memberikan pendampingan. Bagaimana kita mampu memasarkan produk dari UMKM ini,&quot; tandasnya.Kendati demikian, Syarifudin menegaskan untuk masyarakat Indonesia jangan ragu dan takut untuk menjadi pelaku UMKM. Karena selain memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, UMKM juga mampu mengubah status sosial masyarakatnya itu sendiri.&quot;Jangan khawatir menjadi pelaku UMKM. Karena suatu saat pasti akan menjadi pengusaha besar, karena semua pengusaha memulai dari usaha kecil terlebih dahulu,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
