<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hatta Kesal Dwelling Time Masih Tinggi</title><description>Pemerintah menargetkan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di  pelabuhan dapat dipangkas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/04/320/832094/hatta-kesal-dwelling-time-masih-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/04/320/832094/hatta-kesal-dwelling-time-masih-tinggi"/><item><title> Hatta Kesal Dwelling Time Masih Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/04/320/832094/hatta-kesal-dwelling-time-masih-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/04/320/832094/hatta-kesal-dwelling-time-masih-tinggi</guid><pubDate>Kamis 04 Juli 2013 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/04/320/832094/Brln17oqjW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/04/320/832094/Brln17oqjW.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menargetkan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di pelabuhan dapat dipangkas. Namun kenyataannya, bukannya terpangkas dwelling time malah mengalami peningkat.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku kecewa terhadap masalah dwelling time yang terus meningkat akhir-akhir ini sehingga menyebabkan kemacetan di pelabuhan karena banyak container yang tertahan dan mengakibatkan biaya logistik semakin mahal.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Padahal dalam rapat saya sendiri yang pimpin di Priok dan itu sepakat&amp;nbsp; dwelling time akan turun menjadi empat hari, kenyataannya bukan turun malah naik,&quot; Kata hatta di Kantornya, Jakarta, Kamis (4/7/2013).&amp;nbsp;Hatta mengatakan akan meminta laporan dari pihak-pihak terkait untuk mencari tahu penyebab utama makin lamanya waktu tunggu bongkar muat kapal. Sebab, jika terus dibiarkan akan semakin menimbulkan persoalan.&amp;nbsp;&quot;Saya akan dengar laporan dari pihak pengusaha, bea cukai, dan Pelindo, mencari tahu apa yang terjadi. Saya sudah dapat laporan dari Pelindo bahwa ini menimbulkan persoalan adanya penumpukan kontainer, ini tidak sehat,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menargetkan waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di pelabuhan dapat dipangkas. Namun kenyataannya, bukannya terpangkas dwelling time malah mengalami peningkat.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku kecewa terhadap masalah dwelling time yang terus meningkat akhir-akhir ini sehingga menyebabkan kemacetan di pelabuhan karena banyak container yang tertahan dan mengakibatkan biaya logistik semakin mahal.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Padahal dalam rapat saya sendiri yang pimpin di Priok dan itu sepakat&amp;nbsp; dwelling time akan turun menjadi empat hari, kenyataannya bukan turun malah naik,&quot; Kata hatta di Kantornya, Jakarta, Kamis (4/7/2013).&amp;nbsp;Hatta mengatakan akan meminta laporan dari pihak-pihak terkait untuk mencari tahu penyebab utama makin lamanya waktu tunggu bongkar muat kapal. Sebab, jika terus dibiarkan akan semakin menimbulkan persoalan.&amp;nbsp;&quot;Saya akan dengar laporan dari pihak pengusaha, bea cukai, dan Pelindo, mencari tahu apa yang terjadi. Saya sudah dapat laporan dari Pelindo bahwa ini menimbulkan persoalan adanya penumpukan kontainer, ini tidak sehat,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
