<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Antam Mulai Perluas Pabrik Feronikel di Pomalaa</title><description>PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah memulai persiapan konstruksi Electric  Smelting Furnace (ESF) No-4 (ESF-4).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/08/19/833602/antam-mulai-perluas-pabrik-feronikel-di-pomalaa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/08/19/833602/antam-mulai-perluas-pabrik-feronikel-di-pomalaa"/><item><title> Antam Mulai Perluas Pabrik Feronikel di Pomalaa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/08/19/833602/antam-mulai-perluas-pabrik-feronikel-di-pomalaa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/08/19/833602/antam-mulai-perluas-pabrik-feronikel-di-pomalaa</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2013 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/08/19/833602/TWgNy5yLJ6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/08/19/833602/TWgNy5yLJ6.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah memulai persiapan konstruksi Electric Smelting Furnace (ESF) No-4 (ESF-4). Ini dilakukan sebagai bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). Corporate Secretary Division Head Tri Hartono mengatakan, seiring dengan akan dimulainya konstruksi ESF No-4 tersebut, ANTAM telah melakukan switch off ESF No-1 (ESF-1) yang telah beroperasi sejak 1976.&quot;Kami tetap menargetkan produksi feronikel 2013 sebesar 18.000 ton nikel dalam feronikel (TNI) meski di-lakukan switch off ESF-1,&quot; kata Tri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (8/7/2013).Tri menjelaskan, sampai dengan akhir Mei 2013, produksi feronikel Antam mencapai 8.488 ton nikel dalam feronikel atau 47 persen dari target 2013. Menurutnya, pembangunan ESF-4 akan menggantikan pengoperasian ESF-1 yang merupakan bagian dari pabrik FeNi I di Pomalaa. &quot;ESF-1 yang memiliki kapasitas terpasang 18MW dan kapasitas produksi pabrik sebesar 5.500 TNi per tahun akan digantikan oleh ESF-4 yang memiliki kapasitas terpasang sebesar 38MW dengan kapasitas produksi feronikel sebesar 9.450 TNi per tahun,&quot; ucap Tri.Menurut Tri, Antam akan menggunakan teknologi modern yang ramah lingkungan pada pembangunan ESF-4. Saat ini ANTAM melakukan proses tender untuk pemilihan kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) lokal yang akan mengerjakan pembangunan ESF-4. &quot;Konstruksi&amp;nbsp; ESF-4 diperkirakan memakan waktu selama maksimal 22 bulan,&quot; katanya.Selain pembangunan ESF-4, Antam juga membangun Ore Preparation Line-4 yang&amp;nbsp; bertujuan untuk menunjang operasi ESF-4. Pembangunan Ore Preparation Line-4 telah dimulai sejak tanggal 1 Mei 2013, yang dikerjakan oleh konsorsium Kawasaki Heavy Industries, Ltd. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). &quot;Pembangunan Ore Preparation Line-4 diperkirakan memakan waktu selama 27 bulan,&quot; katanya.Dengan pembangunan ESF-4 dan Ore Preparation Line-4, ANTAM berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikel sebesar 1,9 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah memulai persiapan konstruksi Electric Smelting Furnace (ESF) No-4 (ESF-4). Ini dilakukan sebagai bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). Corporate Secretary Division Head Tri Hartono mengatakan, seiring dengan akan dimulainya konstruksi ESF No-4 tersebut, ANTAM telah melakukan switch off ESF No-1 (ESF-1) yang telah beroperasi sejak 1976.&quot;Kami tetap menargetkan produksi feronikel 2013 sebesar 18.000 ton nikel dalam feronikel (TNI) meski di-lakukan switch off ESF-1,&quot; kata Tri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (8/7/2013).Tri menjelaskan, sampai dengan akhir Mei 2013, produksi feronikel Antam mencapai 8.488 ton nikel dalam feronikel atau 47 persen dari target 2013. Menurutnya, pembangunan ESF-4 akan menggantikan pengoperasian ESF-1 yang merupakan bagian dari pabrik FeNi I di Pomalaa. &quot;ESF-1 yang memiliki kapasitas terpasang 18MW dan kapasitas produksi pabrik sebesar 5.500 TNi per tahun akan digantikan oleh ESF-4 yang memiliki kapasitas terpasang sebesar 38MW dengan kapasitas produksi feronikel sebesar 9.450 TNi per tahun,&quot; ucap Tri.Menurut Tri, Antam akan menggunakan teknologi modern yang ramah lingkungan pada pembangunan ESF-4. Saat ini ANTAM melakukan proses tender untuk pemilihan kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) lokal yang akan mengerjakan pembangunan ESF-4. &quot;Konstruksi&amp;nbsp; ESF-4 diperkirakan memakan waktu selama maksimal 22 bulan,&quot; katanya.Selain pembangunan ESF-4, Antam juga membangun Ore Preparation Line-4 yang&amp;nbsp; bertujuan untuk menunjang operasi ESF-4. Pembangunan Ore Preparation Line-4 telah dimulai sejak tanggal 1 Mei 2013, yang dikerjakan oleh konsorsium Kawasaki Heavy Industries, Ltd. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). &quot;Pembangunan Ore Preparation Line-4 diperkirakan memakan waktu selama 27 bulan,&quot; katanya.Dengan pembangunan ESF-4 dan Ore Preparation Line-4, ANTAM berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikel sebesar 1,9 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
