<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sosialisasi BPJS Minim, Komisi XI Diusulkan Bentuk Panja</title><description>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai sosialisasi Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial (BPJS) di seluruh daerah masih minim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834783/sosialisasi-bpjs-minim-komisi-xi-diusulkan-bentuk-panja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834783/sosialisasi-bpjs-minim-komisi-xi-diusulkan-bentuk-panja"/><item><title> Sosialisasi BPJS Minim, Komisi XI Diusulkan Bentuk Panja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834783/sosialisasi-bpjs-minim-komisi-xi-diusulkan-bentuk-panja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834783/sosialisasi-bpjs-minim-komisi-xi-diusulkan-bentuk-panja</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2013 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/10/320/834783/sZiKVbKf4c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Runi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/10/320/834783/sZiKVbKf4c.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Runi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di seluruh daerah masih minim. Oleh karena itu, Kemenkes akan membuat video sosialisasi BPJS.&quot;Saya akui sosialisasi (BPJS) kurang cukup, ini karena Indonesia sangat besar,&quot; kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi saat pemaparannya di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Menurutnya, saat ini Kemenkes tengah mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan sosialisasi tersebut. &quot;Kita ambil bahan-bahan sosialisasi, dan sosial media, serta dari video,&quot; jelas diaSementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Zuber Safawi mengatakan, penyelenggara BPJS harus melakukan sosialisasi tentang adanya BPJS serta peraturan-peraturan BPJS. Pasalnya, di daerah belum banyak yang mengetahui tentang adanya BPJS pada 2014 mendatang.&quot;Sampai di mana sosialisasi ini dilakukan. Karena ini menjadi penting, karena masyarakat ini menyampaikan tentang UU BPJS yang akan terlaksana 2014, kalau tidak tersosialisasikan dengan baik, kesalahpahaman mudah terjadi,&quot; ujar Zuber.Oleh karena itu, Komisi IX DPR menilai diperlukan sebuah panitia kerja (Panja) untuk mengurusi BPJS. Nantinya, Panja ini akan mengawasi kesiapan penyelenggaraan BPJS. &quot;Kita minta Komisi IX ada panja BPJS. Kita minta laporan bulanan, sehingga kita tahu perkembangannya bagaimana, sosialisasinya bagaimana dan kepesertaannya bagaimana,&quot; kata Zuber.Dia mengatakan nantinya dengan adanya panja BPJS diharapkan ada kepastian bahwa penyelenggaraan BPJS ini diselenggarakan dengan kesiapan. Hal tersebut baik dari sisi perundang-undangan maupun dari tenaga kesehatan yang terlibat pada saat BPJS kelak.&quot;Kami perlu kepastian kapan turunan undang-undang BPJS akan selesai. Saya khawatir kalau aturan turunan diputuskan akhir Desember, lalu kapan akan ada sosialisasi aturan turunan itu,&quot; ujar Zuber.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menilai sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di seluruh daerah masih minim. Oleh karena itu, Kemenkes akan membuat video sosialisasi BPJS.&quot;Saya akui sosialisasi (BPJS) kurang cukup, ini karena Indonesia sangat besar,&quot; kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi saat pemaparannya di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Menurutnya, saat ini Kemenkes tengah mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan sosialisasi tersebut. &quot;Kita ambil bahan-bahan sosialisasi, dan sosial media, serta dari video,&quot; jelas diaSementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Zuber Safawi mengatakan, penyelenggara BPJS harus melakukan sosialisasi tentang adanya BPJS serta peraturan-peraturan BPJS. Pasalnya, di daerah belum banyak yang mengetahui tentang adanya BPJS pada 2014 mendatang.&quot;Sampai di mana sosialisasi ini dilakukan. Karena ini menjadi penting, karena masyarakat ini menyampaikan tentang UU BPJS yang akan terlaksana 2014, kalau tidak tersosialisasikan dengan baik, kesalahpahaman mudah terjadi,&quot; ujar Zuber.Oleh karena itu, Komisi IX DPR menilai diperlukan sebuah panitia kerja (Panja) untuk mengurusi BPJS. Nantinya, Panja ini akan mengawasi kesiapan penyelenggaraan BPJS. &quot;Kita minta Komisi IX ada panja BPJS. Kita minta laporan bulanan, sehingga kita tahu perkembangannya bagaimana, sosialisasinya bagaimana dan kepesertaannya bagaimana,&quot; kata Zuber.Dia mengatakan nantinya dengan adanya panja BPJS diharapkan ada kepastian bahwa penyelenggaraan BPJS ini diselenggarakan dengan kesiapan. Hal tersebut baik dari sisi perundang-undangan maupun dari tenaga kesehatan yang terlibat pada saat BPJS kelak.&quot;Kami perlu kepastian kapan turunan undang-undang BPJS akan selesai. Saya khawatir kalau aturan turunan diputuskan akhir Desember, lalu kapan akan ada sosialisasi aturan turunan itu,&quot; ujar Zuber.</content:encoded></item></channel></rss>
