<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan: Tak Ada Libur untuk Bongkar Muat Pelabuhan</title><description>&quot;Ini kan zaman sudah modern, masa ada instansi yang enggak buka  Sabtu-Kinggu, buka lah, pilot Garuda pas Lebaran juga terbang, masinis  kereta api juga. Sabtu-Minggu ada yang kerja, biasalah kerja  Sabtu-Minggu,&quot; ungkap Dahlan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/7/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834860/dahlan-tak-ada-libur-untuk-bongkar-muat-pelabuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834860/dahlan-tak-ada-libur-untuk-bongkar-muat-pelabuhan"/><item><title>Dahlan: Tak Ada Libur untuk Bongkar Muat Pelabuhan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834860/dahlan-tak-ada-libur-untuk-bongkar-muat-pelabuhan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/10/320/834860/dahlan-tak-ada-libur-untuk-bongkar-muat-pelabuhan</guid><pubDate>Rabu 10 Juli 2013 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/10/320/834860/QLxcJG7wPm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/10/320/834860/QLxcJG7wPm.jpg</image><title>ilustrasi: (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan permasalahan mengenai masalah lamanya waktu bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok seharusnya harus bekerja selama 24 jam.&quot;Ini kan zaman sudah modern, masa ada instansi yang enggak buka Sabtu-Kinggu, buka lah, pilot Garuda pas Lebaran juga terbang, masinis kereta api juga. Sabtu-Minggu ada yang kerja, biasalah kerja Sabtu-Minggu,&quot; ungkap Dahlan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Dahlan menegaskan, dengan zaman yang sudah modern seperti sekarang ini bisa menukar libur di hari berikutnya. &quot;Jadi libur kan bisa ditukar, sudah zaman modern begini masih ada yang libur. Jadi instansi (pegawai Bea Cukai di pelabuhan) seharusnya bisa bekerja saat weekend. Pelabuhan kan sekarang udah raksasa,&quot; tegas Dahlan.Mengenai pihak Pelindo II sebagai operator di pelabuhan Tanjung Priok, Dahlan melihat, pihak Pelindo II sudah mau disalahkan. Namun menurut Dahlan, pihak Pelindo kurang tegas.&quot;Mereka (Pelindo) mau disalahkan dibagian dirinya yang salah. Tapi mereka kurang keras dan kurang berontak. Kalau ada yang (buat) nama pelindo jelek, harusnya bisa keras,&quot; tutur Dahlan. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan permasalahan mengenai masalah lamanya waktu bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok seharusnya harus bekerja selama 24 jam.&quot;Ini kan zaman sudah modern, masa ada instansi yang enggak buka Sabtu-Kinggu, buka lah, pilot Garuda pas Lebaran juga terbang, masinis kereta api juga. Sabtu-Minggu ada yang kerja, biasalah kerja Sabtu-Minggu,&quot; ungkap Dahlan di kantornya, Jakarta, Rabu (10/7/2013).Dahlan menegaskan, dengan zaman yang sudah modern seperti sekarang ini bisa menukar libur di hari berikutnya. &quot;Jadi libur kan bisa ditukar, sudah zaman modern begini masih ada yang libur. Jadi instansi (pegawai Bea Cukai di pelabuhan) seharusnya bisa bekerja saat weekend. Pelabuhan kan sekarang udah raksasa,&quot; tegas Dahlan.Mengenai pihak Pelindo II sebagai operator di pelabuhan Tanjung Priok, Dahlan melihat, pihak Pelindo II sudah mau disalahkan. Namun menurut Dahlan, pihak Pelindo kurang tegas.&quot;Mereka (Pelindo) mau disalahkan dibagian dirinya yang salah. Tapi mereka kurang keras dan kurang berontak. Kalau ada yang (buat) nama pelindo jelek, harusnya bisa keras,&quot; tutur Dahlan. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
