<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mari Pangestu Blusukan ke Pasar Tanah Abang</title><description>Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif  Mari Elka Pangestu melakukan blusukan ke salah satu pusat perdagangan  tekstil terbesar se-Asia Tenggara, yakni Pasar Tanah Abang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/11/320/835485/mari-pangestu-blusukan-ke-pasar-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/11/320/835485/mari-pangestu-blusukan-ke-pasar-tanah-abang"/><item><title>Mari Pangestu Blusukan ke Pasar Tanah Abang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/11/320/835485/mari-pangestu-blusukan-ke-pasar-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/11/320/835485/mari-pangestu-blusukan-ke-pasar-tanah-abang</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2013 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/11/320/835485/VsTzAmmLIO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Mari Elka Pangestu di Pasar Tanah Abang. (Foto: Rezkiana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/11/320/835485/VsTzAmmLIO.jpg</image><title>Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Mari Elka Pangestu di Pasar Tanah Abang. (Foto: Rezkiana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Mari Elka Pangestu melakukan blusukan ke salah satu pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara, yakni Pasar Tanah Abang. Di mana dia melakukan pengecekan harga-harga khusunya untuk busana muslim baik untuk pria maupun wanita.Mari Elka yang peduli dengan fashion muslim Indonesia sangat ingin sekali agar produk-produk fashion muslim di Indonesia bisa berkembang tidak hanya di Asia dan Afrika saja namun dirinya ingin juga ke pelosok-pelosok Eropa.Saat blusukan, salah satu pedagang mengatakan kepada dirinya, minggu pertama memasuki bulan Ramadan ini, pasar tanah abang belum begitu ramai dengan pembeli-pembeli. Namun demikian, ia menegaskan pembeli akan mulai ramai saat memasuki minggu kedua.&quot;Mendekati Lebaran lebih banyak belanja, yang belanja banyak yang dari daerah bukan saja dari kawasan sini saja tapi dari daerah juga ramai. Kemarin dan hari ini memang ramai tapi nanti pertengahan puasa baru lebih ramai lagi dari sekarang,&quot; ujar Mari Elka saat melakukan blusukan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/7/2013).Selain melakukan blusukan, Mari Elka juga sempat berbelanja seperti kerudungan, baju muslim, celana bawahan muslin dan lainnya. Saat membeli sebuah kerudungan di salah satu toko yang bernama RIJA Coolection. Menteri yang dikenal murah senyum ini, sempat menawar kerudung yang dinamakan Hoodie Instan dan membeli sebanyak enam kerudung dengan harga Rp70 ribu per satu item sudah termasuk dengan dalam kerudungnya.&quot;Ini tekstil sendiri, bikin sendiri. Bahannya saja yang dari Korea, kita ambil dari sana, tapi ini produksi di sini, asli Indonesia. Nama kerudungnya Hoodie Instan Rp50 ribu per satu item, 70 sudah sama dalaman kerudungnya, full dalam negeri, brokat dan renda-rendanya,&quot; ujar pelayan di toko tersebut.Mari Elka menuturkan, bahwa dirinya sangat bangga karena rata-rata yang dijual di pasar tanah abang sendiri merupakan buatan lokal Indonesia dengan kualitas yang tidak diragukan. &quot;Busana muslim Indonesia harus bisa unggul. Saya bangga banyak perkembangan, ini pusat perbelanjaan yang sangat terkenal dan besar,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Mari Elka Pangestu melakukan blusukan ke salah satu pusat perdagangan tekstil terbesar se-Asia Tenggara, yakni Pasar Tanah Abang. Di mana dia melakukan pengecekan harga-harga khusunya untuk busana muslim baik untuk pria maupun wanita.Mari Elka yang peduli dengan fashion muslim Indonesia sangat ingin sekali agar produk-produk fashion muslim di Indonesia bisa berkembang tidak hanya di Asia dan Afrika saja namun dirinya ingin juga ke pelosok-pelosok Eropa.Saat blusukan, salah satu pedagang mengatakan kepada dirinya, minggu pertama memasuki bulan Ramadan ini, pasar tanah abang belum begitu ramai dengan pembeli-pembeli. Namun demikian, ia menegaskan pembeli akan mulai ramai saat memasuki minggu kedua.&quot;Mendekati Lebaran lebih banyak belanja, yang belanja banyak yang dari daerah bukan saja dari kawasan sini saja tapi dari daerah juga ramai. Kemarin dan hari ini memang ramai tapi nanti pertengahan puasa baru lebih ramai lagi dari sekarang,&quot; ujar Mari Elka saat melakukan blusukan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/7/2013).Selain melakukan blusukan, Mari Elka juga sempat berbelanja seperti kerudungan, baju muslim, celana bawahan muslin dan lainnya. Saat membeli sebuah kerudungan di salah satu toko yang bernama RIJA Coolection. Menteri yang dikenal murah senyum ini, sempat menawar kerudung yang dinamakan Hoodie Instan dan membeli sebanyak enam kerudung dengan harga Rp70 ribu per satu item sudah termasuk dengan dalam kerudungnya.&quot;Ini tekstil sendiri, bikin sendiri. Bahannya saja yang dari Korea, kita ambil dari sana, tapi ini produksi di sini, asli Indonesia. Nama kerudungnya Hoodie Instan Rp50 ribu per satu item, 70 sudah sama dalaman kerudungnya, full dalam negeri, brokat dan renda-rendanya,&quot; ujar pelayan di toko tersebut.Mari Elka menuturkan, bahwa dirinya sangat bangga karena rata-rata yang dijual di pasar tanah abang sendiri merupakan buatan lokal Indonesia dengan kualitas yang tidak diragukan. &quot;Busana muslim Indonesia harus bisa unggul. Saya bangga banyak perkembangan, ini pusat perbelanjaan yang sangat terkenal dan besar,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
