<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN : Mobil Listrik Peluang Pelanggan yang Besar   </title><description>PT PLN (Persero) siap mendukung pengembangan mobil listrik dalam hal menyiapkan charging baterai. Alat tersebut nantinya dapat digunakan di rumah pemilik mobil maupun di tempat umum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/19/836506/pln-mobil-listrik-peluang-pelanggan-yang-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/19/836506/pln-mobil-listrik-peluang-pelanggan-yang-besar"/><item><title>PLN : Mobil Listrik Peluang Pelanggan yang Besar   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/19/836506/pln-mobil-listrik-peluang-pelanggan-yang-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/19/836506/pln-mobil-listrik-peluang-pelanggan-yang-besar</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2013 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/13/19/836506/ljju9aqkaV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Dok Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/13/19/836506/ljju9aqkaV.jpg</image><title>Ilustrasi: Dok Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) siap mendukung pengembangan mobil listrik dalam hal menyiapkan charging baterai. Alat tersebut nantinya dapat digunakan di rumah pemilik mobil maupun di tempat umum.
&amp;nbsp;
Direktur PLN Nur Pamudji mengatakan, nantinya mobil listrik akan menjadi pelanggan PLN yang bergerak. &quot;Ibaratnya sama saja pelanggan listrik di rumah yang bergerak. Ini peluang pasar besar, sehingga PLN mendukung itu,&quot; ujar dia di pabrik baterai lithium PT Nipress Tbk di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013).
&amp;nbsp;
Mobil listrik yang diproduksi dalam negeri tersebut merupakan mobil yang memiliki voltmeter. Di mana dalam penggunaan baterai pada mobil listrik itu bisa terlihat melalui voltmeter yang ada. &amp;nbsp; &quot;Di mobil itu juga ada meteran listrik yang prabayar seperti pakai pulsa. Jadi kita bisa cek berapa sisa baterainya,&quot; ujar Pamudji saat ditemui di Pabrik PT Nipress Tbk, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013). &amp;nbsp; Dia menjelaskan,&amp;nbsp;charger&amp;nbsp;mobil listrik akan diproduksi dengan dua tipe. Pertama untuk&amp;nbsp;fast charging&amp;nbsp;dan kedua untuk&amp;nbsp;long charging. &quot;Untukcharging&amp;nbsp;mobil listrik itu nanti ada AC dan DC, yang AC itu arus searah untuk&amp;nbsp;fast&amp;nbsp;charging, sekitar 20-40 menit tergantung baterai, dan DC untuk&amp;nbsp;charging&amp;nbsp;standar di rumah-rumah,&quot; dia menjelaskan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) siap mendukung pengembangan mobil listrik dalam hal menyiapkan charging baterai. Alat tersebut nantinya dapat digunakan di rumah pemilik mobil maupun di tempat umum.
&amp;nbsp;
Direktur PLN Nur Pamudji mengatakan, nantinya mobil listrik akan menjadi pelanggan PLN yang bergerak. &quot;Ibaratnya sama saja pelanggan listrik di rumah yang bergerak. Ini peluang pasar besar, sehingga PLN mendukung itu,&quot; ujar dia di pabrik baterai lithium PT Nipress Tbk di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013).
&amp;nbsp;
Mobil listrik yang diproduksi dalam negeri tersebut merupakan mobil yang memiliki voltmeter. Di mana dalam penggunaan baterai pada mobil listrik itu bisa terlihat melalui voltmeter yang ada. &amp;nbsp; &quot;Di mobil itu juga ada meteran listrik yang prabayar seperti pakai pulsa. Jadi kita bisa cek berapa sisa baterainya,&quot; ujar Pamudji saat ditemui di Pabrik PT Nipress Tbk, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013). &amp;nbsp; Dia menjelaskan,&amp;nbsp;charger&amp;nbsp;mobil listrik akan diproduksi dengan dua tipe. Pertama untuk&amp;nbsp;fast charging&amp;nbsp;dan kedua untuk&amp;nbsp;long charging. &quot;Untukcharging&amp;nbsp;mobil listrik itu nanti ada AC dan DC, yang AC itu arus searah untuk&amp;nbsp;fast&amp;nbsp;charging, sekitar 20-40 menit tergantung baterai, dan DC untuk&amp;nbsp;charging&amp;nbsp;standar di rumah-rumah,&quot; dia menjelaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
