<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Didorong Jadi Pelopor Mobil Listrik</title><description>Indonesia dinilai masih bisa menjadi pelopor dalam industri  pengembangan mobil listrik. Terlebih lagi pengembangan mobil listrik  berdaya baterai lithium saat ini masih sangat menjanjikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/320/836498/pln-didorong-jadi-pelopor-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/320/836498/pln-didorong-jadi-pelopor-mobil-listrik"/><item><title>PLN Didorong Jadi Pelopor Mobil Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/320/836498/pln-didorong-jadi-pelopor-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/13/320/836498/pln-didorong-jadi-pelopor-mobil-listrik</guid><pubDate>Sabtu 13 Juli 2013 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/13/320/836498/7czqxdUpoq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahlan Iskan di pabrik lithium PT Nipress Tbk. (Foto: Rezkiana Saputra/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/13/320/836498/7czqxdUpoq.jpg</image><title>Dahlan Iskan di pabrik lithium PT Nipress Tbk. (Foto: Rezkiana Saputra/Okezone) </title></images><description>BOGOR -Indonesia dinilai masih bisa menjadi pelopor dalam industri pengembangan mobil listrik. Terlebih lagi pengembangan mobil listrik berdaya baterai lithium saat ini masih sangat menjanjikan.Menurut Menteri BUMN Dahlan Iskan, Indonesia akan ketinggalan jika baru akan mengembangkan mobil berbahan bakar BBM. Karena negara lainnya sudah melampaui jauh dari Indonesia. &amp;ldquo;Kalau melihat Malaysia dengan Protonnya, kata siapa Proton masih punya Malaysia? Itu kan sebagian sahamnya juga sudah dijual, karena apa? Karena memang sudah tidak kuat untuk bersaing,&quot; ujar Dahlan saat meresmikan pabrik baterai Lithium PT Nipress, di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013).Dahlan juga meminta agar BUMN, dalam hal ini PLN, bisa menjadi pelopor penggunaan mobil listrik. Sebagai perusahaan listrik, PLN dinilai mampu mengambil kesempatan tersebut. &quot;PLN harus melihat peluang ini sebagai pasar bukan beban,&quot; Dahlan mengimbuhkan. Rencananya mobil listrik akan menjadi kendaraan operasional dalam perhelatan APEC di Bali. Untuk mengejar keperluan tersebut, PT Nipress Tbk tengah memproduksi baterai mobil listrik.</description><content:encoded>BOGOR -Indonesia dinilai masih bisa menjadi pelopor dalam industri pengembangan mobil listrik. Terlebih lagi pengembangan mobil listrik berdaya baterai lithium saat ini masih sangat menjanjikan.Menurut Menteri BUMN Dahlan Iskan, Indonesia akan ketinggalan jika baru akan mengembangkan mobil berbahan bakar BBM. Karena negara lainnya sudah melampaui jauh dari Indonesia. &amp;ldquo;Kalau melihat Malaysia dengan Protonnya, kata siapa Proton masih punya Malaysia? Itu kan sebagian sahamnya juga sudah dijual, karena apa? Karena memang sudah tidak kuat untuk bersaing,&quot; ujar Dahlan saat meresmikan pabrik baterai Lithium PT Nipress, di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2013).Dahlan juga meminta agar BUMN, dalam hal ini PLN, bisa menjadi pelopor penggunaan mobil listrik. Sebagai perusahaan listrik, PLN dinilai mampu mengambil kesempatan tersebut. &quot;PLN harus melihat peluang ini sebagai pasar bukan beban,&quot; Dahlan mengimbuhkan. Rencananya mobil listrik akan menjadi kendaraan operasional dalam perhelatan APEC di Bali. Untuk mengejar keperluan tersebut, PT Nipress Tbk tengah memproduksi baterai mobil listrik.</content:encoded></item></channel></rss>
