<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiat-Kiat Memulai Usaha Franchise</title><description>Untuk memilih franchise, ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian, antara lain:</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/16/323/837402/kiat-kiat-memulai-usaha-franchise</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/16/323/837402/kiat-kiat-memulai-usaha-franchise"/><item><title>Kiat-Kiat Memulai Usaha Franchise</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/16/323/837402/kiat-kiat-memulai-usaha-franchise</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/16/323/837402/kiat-kiat-memulai-usaha-franchise</guid><pubDate>Selasa 16 Juli 2013 04:11 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/15/323/837402/poAsouWb04.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diana Sandjaja. (Foto: MRE)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/15/323/837402/poAsouWb04.jpg</image><title>Diana Sandjaja. (Foto: MRE)</title></images><description>KEPADA redaksi Okezone, saya mau menanayakan bagaimana memulai usaha franchise, apa saja yang perlu diperhitungkan? Terima kasih(Rani, Ciputat)Jawab:&amp;nbsp;Dear Ibu Rani,Untuk memulai usaha franchise, Ibu tinggal menghubungi franchisor yang Ibu minati dan menanyakan syarat untuk menjadi franchisee. Tentunya akan ada persyaratan yang diberlakukan Franchisor seperti jumlah investasi yang harus ibu berikan, kondisi tempat usaha dan perjanjian waralaba yang harus ibu penuhi.Saat ini banyak sekali penawaran usaha franchise dari yang membutuhkan dana investasi jutaan sampai ratusan juta. Namun, sebaiknya tidak hanya dana investasi yang dipertimbangkan, tetapi juga kecocokan usaha franchise dengan pemahaman dan pengalaman yang Ibu miliki, sehingga Ibu bisa mengembangkan franchise tersebut dengan keunikan yang bisa menjadi nilai tambah bagi usaha Ibu.Memang jika Ibu tidak mau repot-repot memulai sebuah usaha dari bawah, maka mengembangkan usaha franchise bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena dalam usaha franchise sudah dipersiapkan sedemikian rupa dengan segala prosedur dan kelengkapan bisnis untuk bisa dijalankan langsung oleh franchisee.Untuk memilih franchise, ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian, seperti:1. Sebaiknya sudah stabil dan berjalan di atas lima tahun.2. Kekuatan merk franchise di pasar.3. Sistem atau prosedur untuk menjalankan bisnis franchise4. Pelatihan dan support dari franchisor.5. Fee yang dibebankan oleh franchisorSebaiknya Ibu memilih bisnis franchise yang telah Ibu kenal sehingga lebih mudah dalam mendalami pengetahuan akan produk yang dijual. Dan jangan lupa untuk melakukan evaluasi jika ternyata bisnis franchise yang ibu miliki tidak serta merta menduplikasi kesuksesan dari bisnis yang dikelola franchisor.Semoga bermanfaat!Diana Sandjaja, CFP@funancialismewww.funancialisme.wordpress.com&amp;nbsp;MRE Financial &amp;amp; Business Advisory MitraRencanaEdukasi, PT I Jl. Musi no.33, Cideng, Jakarta Pusat I T. 021-2550 2425 F. 021-2550 2555 I www.mre.co.id I Follow us @mreindonesiaSee us live at www.financeku.com , our Live Video Streaming workshop on Financial Planning, Investment &amp;amp; EntrepreneurshipAnda memiliki pertanyaan seputar masalah keuangan, kami siap beri solusinya. Kirimkan pertanyaan Anda ke economy@okezone.com, dan redaksi@okezone.com dengan subyek &quot;Konsultasi Ekonomi&quot;.</description><content:encoded>KEPADA redaksi Okezone, saya mau menanayakan bagaimana memulai usaha franchise, apa saja yang perlu diperhitungkan? Terima kasih(Rani, Ciputat)Jawab:&amp;nbsp;Dear Ibu Rani,Untuk memulai usaha franchise, Ibu tinggal menghubungi franchisor yang Ibu minati dan menanyakan syarat untuk menjadi franchisee. Tentunya akan ada persyaratan yang diberlakukan Franchisor seperti jumlah investasi yang harus ibu berikan, kondisi tempat usaha dan perjanjian waralaba yang harus ibu penuhi.Saat ini banyak sekali penawaran usaha franchise dari yang membutuhkan dana investasi jutaan sampai ratusan juta. Namun, sebaiknya tidak hanya dana investasi yang dipertimbangkan, tetapi juga kecocokan usaha franchise dengan pemahaman dan pengalaman yang Ibu miliki, sehingga Ibu bisa mengembangkan franchise tersebut dengan keunikan yang bisa menjadi nilai tambah bagi usaha Ibu.Memang jika Ibu tidak mau repot-repot memulai sebuah usaha dari bawah, maka mengembangkan usaha franchise bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena dalam usaha franchise sudah dipersiapkan sedemikian rupa dengan segala prosedur dan kelengkapan bisnis untuk bisa dijalankan langsung oleh franchisee.Untuk memilih franchise, ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian, seperti:1. Sebaiknya sudah stabil dan berjalan di atas lima tahun.2. Kekuatan merk franchise di pasar.3. Sistem atau prosedur untuk menjalankan bisnis franchise4. Pelatihan dan support dari franchisor.5. Fee yang dibebankan oleh franchisorSebaiknya Ibu memilih bisnis franchise yang telah Ibu kenal sehingga lebih mudah dalam mendalami pengetahuan akan produk yang dijual. Dan jangan lupa untuk melakukan evaluasi jika ternyata bisnis franchise yang ibu miliki tidak serta merta menduplikasi kesuksesan dari bisnis yang dikelola franchisor.Semoga bermanfaat!Diana Sandjaja, CFP@funancialismewww.funancialisme.wordpress.com&amp;nbsp;MRE Financial &amp;amp; Business Advisory MitraRencanaEdukasi, PT I Jl. Musi no.33, Cideng, Jakarta Pusat I T. 021-2550 2425 F. 021-2550 2555 I www.mre.co.id I Follow us @mreindonesiaSee us live at www.financeku.com , our Live Video Streaming workshop on Financial Planning, Investment &amp;amp; EntrepreneurshipAnda memiliki pertanyaan seputar masalah keuangan, kami siap beri solusinya. Kirimkan pertanyaan Anda ke economy@okezone.com, dan redaksi@okezone.com dengan subyek &quot;Konsultasi Ekonomi&quot;.</content:encoded></item></channel></rss>
