<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Lebaran, Omzet Pegadaian Meningkat 15%</title><description>Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kemudian mengisi  formulir permintaan kredit (FPK), dan menyerahkan barang yang hendak  digadaikan, uang tunai yang dibutuhkan langsung bisa dicairkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/28/320/843615/jelang-lebaran-omzet-pegadaian-meningkat-15</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/28/320/843615/jelang-lebaran-omzet-pegadaian-meningkat-15"/><item><title>Jelang Lebaran, Omzet Pegadaian Meningkat 15%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/28/320/843615/jelang-lebaran-omzet-pegadaian-meningkat-15</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/28/320/843615/jelang-lebaran-omzet-pegadaian-meningkat-15</guid><pubDate>Minggu 28 Juli 2013 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arpan Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/28/320/843615/bJhd0tS3Ay.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/28/320/843615/bJhd0tS3Ay.jpg</image><title>ilustrasi: (foto: Okezone)</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Tren menggadaikan barang demi memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2013 menunjukkan peningkatan. Masyarakat di Makassar pun memanfaatkan kesempatan ini.&amp;nbsp;Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kemudian mengisi formulir permintaan kredit (FPK), dan menyerahkan barang yang hendak digadaikan, uang tunai yang dibutuhkan langsung bisa dicairkan.&amp;nbsp;Barang yang paling banyak digadaikan berupa logam mulia seperti emas berkisar 90 persen. Selebihnya, alat elektronik dan kendaraan.&amp;nbsp;&quot;Kebutuhan rumah tangga meningkat sejak Ramadan, apalagi waktunya hampir bersamaan dengan pendaftaran anak masuk sekolah. Jadi, kami datang ke sini mau bergadai,&quot; kata Daeng Kebo, warga Antang, yang ditemui Okezone di kantor PT Pegadaian (Persero) Wilayah VI Makassar.&amp;nbsp;Daeng Kebo menggadaikan kendaraan roda empat yang dimilikinya dengan menyerahkan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Dia membutuhkan uang tunai sebesar jutaan rupiah.&amp;nbsp;Meningkatnya omzet jasa pegadaian diakui Ridwan Albone, Kepala Humas Pegadaian VI Makassar. &quot;Peningkatannya 15 persen dibandingkan bulan lalu. Sedangkan nominal gadaian berkisar antara Rp250 miliar sampai Rp300 miliar untuk di wilayah Makassar,&quot; ungkap Ridwan.&amp;nbsp;Menurut Ridwan, masyarakat sudah merasakan manfaat menggadaikan barang mereka ke Pegadaian. Lagi pula proses transaksi gadai dilayani secara mudah, cepat, dan aman. &quot;Prosesnya kurang dari 15 menit,&quot; sambung Ridwan.&amp;nbsp;Diuraikan, di Makassar sekira 100-an kantor unit Pegadaian selalu siap melayani transaksi gadai barang. Selama barang berharga yang akan digadaikan bisa ditaksir nilainya, masyarakat tak perlu ragu datang ke Pegadaian. (wan)</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Tren menggadaikan barang demi memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2013 menunjukkan peningkatan. Masyarakat di Makassar pun memanfaatkan kesempatan ini.&amp;nbsp;Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kemudian mengisi formulir permintaan kredit (FPK), dan menyerahkan barang yang hendak digadaikan, uang tunai yang dibutuhkan langsung bisa dicairkan.&amp;nbsp;Barang yang paling banyak digadaikan berupa logam mulia seperti emas berkisar 90 persen. Selebihnya, alat elektronik dan kendaraan.&amp;nbsp;&quot;Kebutuhan rumah tangga meningkat sejak Ramadan, apalagi waktunya hampir bersamaan dengan pendaftaran anak masuk sekolah. Jadi, kami datang ke sini mau bergadai,&quot; kata Daeng Kebo, warga Antang, yang ditemui Okezone di kantor PT Pegadaian (Persero) Wilayah VI Makassar.&amp;nbsp;Daeng Kebo menggadaikan kendaraan roda empat yang dimilikinya dengan menyerahkan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Dia membutuhkan uang tunai sebesar jutaan rupiah.&amp;nbsp;Meningkatnya omzet jasa pegadaian diakui Ridwan Albone, Kepala Humas Pegadaian VI Makassar. &quot;Peningkatannya 15 persen dibandingkan bulan lalu. Sedangkan nominal gadaian berkisar antara Rp250 miliar sampai Rp300 miliar untuk di wilayah Makassar,&quot; ungkap Ridwan.&amp;nbsp;Menurut Ridwan, masyarakat sudah merasakan manfaat menggadaikan barang mereka ke Pegadaian. Lagi pula proses transaksi gadai dilayani secara mudah, cepat, dan aman. &quot;Prosesnya kurang dari 15 menit,&quot; sambung Ridwan.&amp;nbsp;Diuraikan, di Makassar sekira 100-an kantor unit Pegadaian selalu siap melayani transaksi gadai barang. Selama barang berharga yang akan digadaikan bisa ditaksir nilainya, masyarakat tak perlu ragu datang ke Pegadaian. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
