<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat I Ketut Mardjana Pasca-Dicopot dari Dirut PT Pos</title><description>&quot;Pemberitahuannya saat saya sedang melakukan tugas. Kinerja kurang  memuaskan, saya rasa tidak,&quot; ujar Ketut ketika dihubungi Okezone, Senin  (29/7/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/29/320/844012/curhat-i-ketut-mardjana-pasca-dicopot-dari-dirut-pt-pos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/07/29/320/844012/curhat-i-ketut-mardjana-pasca-dicopot-dari-dirut-pt-pos"/><item><title>Curhat I Ketut Mardjana Pasca-Dicopot dari Dirut PT Pos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/07/29/320/844012/curhat-i-ketut-mardjana-pasca-dicopot-dari-dirut-pt-pos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/07/29/320/844012/curhat-i-ketut-mardjana-pasca-dicopot-dari-dirut-pt-pos</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2013 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/07/29/320/844012/b7LrWjIrKs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana (Dok: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/07/29/320/844012/b7LrWjIrKs.jpg</image><title>Mantan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana (Dok: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lengsernya Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana terkesan mendadak dan menimbulkan beberapa spekulasi yang menyebutkan bahwa kinerja Ketut tidak membuat PT Pos menjadi membaik.Mantan Dirut PT Pos I Ketut Mardjana pun mengaku menerima laporan pemberhentian dirinya saat dirinya tengah melaksanakan tugasnya sebagai direktur utama di perusahaan pelat merah tersebut.&quot;Pemberitahuannya saat saya sedang melakukan tugas. Kinerja kurang memuaskan, saya rasa tidak,&quot; ujar Ketut ketika dihubungi Okezone, Senin (29/7/2013).Ketika disinggung terkait kinerjanya, Ketut mengaku selama dirinya menjabat sebagai Dirut di perusahaan pelat merah, dirinya telah membawa PT Pos dengan kondisi yang mengkhawatirkan kini telah mampu memperoleh laba.&quot;Lihat saja sekarang labanya sudah terlihat. Kendaraan Pos baru-baru, kondisi kantor pos juga sudah baru-baru,&quot; tuturnya.Ketut pun mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan spekulasi-spekulasi yang beredar terkait kinerja dirinya sebagai dirut yang semestinya masih ada satu periode lagi untuk menjabat sebagai dirut.&quot;Kita lihat positif saja, itu kewenangan pemegang saham. Kalau tawaran belum ada, hidup ini harus kita jalani. Kita diberikan akal tenaga kita akan berusaha sekuat tenaga,&quot; pungkasnya. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Lengsernya Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) I Ketut Mardjana terkesan mendadak dan menimbulkan beberapa spekulasi yang menyebutkan bahwa kinerja Ketut tidak membuat PT Pos menjadi membaik.Mantan Dirut PT Pos I Ketut Mardjana pun mengaku menerima laporan pemberhentian dirinya saat dirinya tengah melaksanakan tugasnya sebagai direktur utama di perusahaan pelat merah tersebut.&quot;Pemberitahuannya saat saya sedang melakukan tugas. Kinerja kurang memuaskan, saya rasa tidak,&quot; ujar Ketut ketika dihubungi Okezone, Senin (29/7/2013).Ketika disinggung terkait kinerjanya, Ketut mengaku selama dirinya menjabat sebagai Dirut di perusahaan pelat merah, dirinya telah membawa PT Pos dengan kondisi yang mengkhawatirkan kini telah mampu memperoleh laba.&quot;Lihat saja sekarang labanya sudah terlihat. Kendaraan Pos baru-baru, kondisi kantor pos juga sudah baru-baru,&quot; tuturnya.Ketut pun mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan spekulasi-spekulasi yang beredar terkait kinerja dirinya sebagai dirut yang semestinya masih ada satu periode lagi untuk menjabat sebagai dirut.&quot;Kita lihat positif saja, itu kewenangan pemegang saham. Kalau tawaran belum ada, hidup ini harus kita jalani. Kita diberikan akal tenaga kita akan berusaha sekuat tenaga,&quot; pungkasnya. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
