<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batu Bara Adaro Energy Capai 13,52 Juta Ton   </title><description> PT Adaro Energy Tbk (ADRO) hingga kuartal kedua 2013 telah mencapai produksi batu bara sebesar 13,52 juta ton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/19/845747/batu-bara-adaro-energy-capai-13-52-juta-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/19/845747/batu-bara-adaro-energy-capai-13-52-juta-ton"/><item><title>Batu Bara Adaro Energy Capai 13,52 Juta Ton   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/19/845747/batu-bara-adaro-energy-capai-13-52-juta-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/19/845747/batu-bara-adaro-energy-capai-13-52-juta-ton</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2013 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/01/19/845747/eFkreX0xD1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/01/19/845747/eFkreX0xD1.jpg</image><title>Ilustrasi: Reuters.</title></images><description>JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) hingga kuartal kedua 2013 telah mencapai produksi batu bara sebesar 13,52 juta ton. Harga Newcastle turun&amp;nbsp; hampir 10 persen pada kuartal kedua 2013, namun permintaan dan harga batu bara sub-bituminous berkalori 4.200 tetap kokoh.
&amp;nbsp;
Seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (1/8/2013), perseroan telah menerima pengiriman floating transfer unit baru yang akan digunakan untuk aktifitas pemuatan kapal dengan kapasitas sekitar 60.000 ton per hari.
&amp;nbsp;
Sistem out of pit overburden crushing and conveying (OPCC) memulai uji coba operasional, dan diperkirakan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ketiga 2013.
&amp;nbsp;
Sementara itu, unit pertama 30 mw pembangkit listrik mulut tambang Adaro mulai memasok listrik ke PLN dan Adaro Indonesia. Unit kedua diperkirakan akan mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2013.
&amp;nbsp;
Perseroan juga menambah jalur peremukan ketujuh di Terminal Sungai Kelanis, membuat kapasitas peremukan meningkat hingga hampir 11 juta ton.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Adaro Indonesia menyelesaikan kegiatan pembiayaan kembali sebesar 380 juta dolar Australia.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) hingga kuartal kedua 2013 telah mencapai produksi batu bara sebesar 13,52 juta ton. Harga Newcastle turun&amp;nbsp; hampir 10 persen pada kuartal kedua 2013, namun permintaan dan harga batu bara sub-bituminous berkalori 4.200 tetap kokoh.
&amp;nbsp;
Seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (1/8/2013), perseroan telah menerima pengiriman floating transfer unit baru yang akan digunakan untuk aktifitas pemuatan kapal dengan kapasitas sekitar 60.000 ton per hari.
&amp;nbsp;
Sistem out of pit overburden crushing and conveying (OPCC) memulai uji coba operasional, dan diperkirakan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ketiga 2013.
&amp;nbsp;
Sementara itu, unit pertama 30 mw pembangkit listrik mulut tambang Adaro mulai memasok listrik ke PLN dan Adaro Indonesia. Unit kedua diperkirakan akan mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2013.
&amp;nbsp;
Perseroan juga menambah jalur peremukan ketujuh di Terminal Sungai Kelanis, membuat kapasitas peremukan meningkat hingga hampir 11 juta ton.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Adaro Indonesia menyelesaikan kegiatan pembiayaan kembali sebesar 380 juta dolar Australia.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
