<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Eterindo Naik 273,2 persen</title><description>PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) membukukan laba bersih pada semester pertama naik 273,2 persen menjadi Rp33,2 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu&amp;nbsp;yaitu Rp8,9 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/278/845643/laba-eterindo-naik-273-2-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/278/845643/laba-eterindo-naik-273-2-persen"/><item><title>Laba Eterindo Naik 273,2 persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/278/845643/laba-eterindo-naik-273-2-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/01/278/845643/laba-eterindo-naik-273-2-persen</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2013 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/01/278/845643/xDKfuLRIve.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/01/278/845643/xDKfuLRIve.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - PT Eterindo  Wahanatama Tbk (ETWA) membukukan laba bersih pada semester pertama naik 273,2  persen menjadi Rp33,2 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun  lalu yaitu Rp8,9  miliar.
&amp;nbsp;
Pertumbuhan tersebut  seiring dengan pendapatan perseroan yang meningkat 51,2 persen menjadi Rp605,4  miliar. Peningkatan tersebut juga didukung oleh besarnya volume  penjualan. Volume penjualan  tercatat sebesar 39.000 metrik tons, naik sebesar 34,5 persen dari 29.000 metrik  tons pada tahun lalu dengan Harga Jual Rata-rata&amp;nbsp;sebesar Rp9,3 juta  per metrik tons pada semester pertama 2013.
&amp;nbsp;
Presiden Direktur  Eterindo, Immanuel Sutarto, menyatakan kinerja operasional biodiesel  selama semester pertama ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan  dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami mengharapkan  bahwa Pemerintah akan segera menerapkan  kebijakan bauran biodiesel sebesar 10 persen (B10) pada tahun 2013 ini sebagai  salah satu cara meningkatkan ketahanan energi nasional,&quot; katanya  dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan,  Kamis (1/8/2013).
&amp;nbsp;
Laba kotor  meningkat 58,8 persen dari Rp54,6 miliar menjadi Rp86,7 miliar. Margin kotor  menjadi 14,3 persen dari 13,6 persen periode yang sama tahun  lalu.
&amp;nbsp;
Laba operasional  melonjak sebesar 57,1 persen dari Rp34,2 miliar menjadi Rp53,8 miliar. Demikian  pula halnya dengan EBITDA yang meningkat 82,9 persen&amp;nbsp;menjadi Rp66,3 miliar  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp36,2  miliar.
&amp;nbsp;
Ekuitas meningkat  dari 0,8 kali menjadi 1,2 kali sebagai akibat dari peningkatan Utang Bank  sebesar 64,8 persen dari Rp350,7 miliar menjadi Rp577,9  miliar
untuk membiayai  pertumbuhan bisnis perseroan. (kie)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Eterindo  Wahanatama Tbk (ETWA) membukukan laba bersih pada semester pertama naik 273,2  persen menjadi Rp33,2 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun  lalu yaitu Rp8,9  miliar.
&amp;nbsp;
Pertumbuhan tersebut  seiring dengan pendapatan perseroan yang meningkat 51,2 persen menjadi Rp605,4  miliar. Peningkatan tersebut juga didukung oleh besarnya volume  penjualan. Volume penjualan  tercatat sebesar 39.000 metrik tons, naik sebesar 34,5 persen dari 29.000 metrik  tons pada tahun lalu dengan Harga Jual Rata-rata&amp;nbsp;sebesar Rp9,3 juta  per metrik tons pada semester pertama 2013.
&amp;nbsp;
Presiden Direktur  Eterindo, Immanuel Sutarto, menyatakan kinerja operasional biodiesel  selama semester pertama ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan  dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami mengharapkan  bahwa Pemerintah akan segera menerapkan  kebijakan bauran biodiesel sebesar 10 persen (B10) pada tahun 2013 ini sebagai  salah satu cara meningkatkan ketahanan energi nasional,&quot; katanya  dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan,  Kamis (1/8/2013).
&amp;nbsp;
Laba kotor  meningkat 58,8 persen dari Rp54,6 miliar menjadi Rp86,7 miliar. Margin kotor  menjadi 14,3 persen dari 13,6 persen periode yang sama tahun  lalu.
&amp;nbsp;
Laba operasional  melonjak sebesar 57,1 persen dari Rp34,2 miliar menjadi Rp53,8 miliar. Demikian  pula halnya dengan EBITDA yang meningkat 82,9 persen&amp;nbsp;menjadi Rp66,3 miliar  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp36,2  miliar.
&amp;nbsp;
Ekuitas meningkat  dari 0,8 kali menjadi 1,2 kali sebagai akibat dari peningkatan Utang Bank  sebesar 64,8 persen dari Rp350,7 miliar menjadi Rp577,9  miliar
untuk membiayai  pertumbuhan bisnis perseroan. (kie)</content:encoded></item></channel></rss>
