<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Tidak Salahkan Pertamina Merugi</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak akan  menyalahkan PT Pertamina (Persero) atas kerugian dari penjualan elpiji  12 kilogram (kg).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/16/19/850379/dahlan-tidak-salahkan-pertamina-merugi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/16/19/850379/dahlan-tidak-salahkan-pertamina-merugi"/><item><title>Dahlan Tidak Salahkan Pertamina Merugi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/16/19/850379/dahlan-tidak-salahkan-pertamina-merugi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/16/19/850379/dahlan-tidak-salahkan-pertamina-merugi</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2013 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/16/19/850379/ctUz2LvyDp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: foto (okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/16/19/850379/ctUz2LvyDp.jpg</image><title>ilustrasi: foto (okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak akan menyalahkan PT Pertamina (Persero) atas kerugian dari penjualan elpiji 12 kilogram (kg). Pertamina telah rugi sebesar Rp16 triliun di tahun 2012, dan pada tahun ini bertambah menjadi Rp5 triliun.&quot;Ya itu terus terang kelemahan Pertamina, karena Pertamina milik negara, kan tergantung pemiliknya, yang penting diakui dan diketahui negara bahwa Pertamina mengalami kerugian,&quot; ungkap Dahlan di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Jumat (16/8/2013).Dahlan mengakui, walaupun mengalami kerugian akibat penjualan gas elpiji 12 kg, dirinya tidak menyalahkan sebagai kesalahan dari Perseroan.&quot;Kerugian itu bukan kelemahan manajemen, kebodohan manajemen, keteledoran manajemen Pertamina, namun karena kerugian itu adalah penugasan. Tapi balik lagi perusahaan tergantung pemiliknya, kan pemiliknya negara, kan negara suruh salurkan harga elpiji sesuai harga segitu, ya sudah,&quot; jelas Dahlan.Namun Dahlan juga berharap, agar pemerintah mempertimbangkan keingingan Pertamina untuk menaikkan harga gas elpiji 12 kg.&quot;Namun negara juga harus mempertimbangkan masa depan pertamina, mudah-mudahan pemiliknya bisa setujui,&quot; tandasnya. (Kie)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak akan menyalahkan PT Pertamina (Persero) atas kerugian dari penjualan elpiji 12 kilogram (kg). Pertamina telah rugi sebesar Rp16 triliun di tahun 2012, dan pada tahun ini bertambah menjadi Rp5 triliun.&quot;Ya itu terus terang kelemahan Pertamina, karena Pertamina milik negara, kan tergantung pemiliknya, yang penting diakui dan diketahui negara bahwa Pertamina mengalami kerugian,&quot; ungkap Dahlan di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Jumat (16/8/2013).Dahlan mengakui, walaupun mengalami kerugian akibat penjualan gas elpiji 12 kg, dirinya tidak menyalahkan sebagai kesalahan dari Perseroan.&quot;Kerugian itu bukan kelemahan manajemen, kebodohan manajemen, keteledoran manajemen Pertamina, namun karena kerugian itu adalah penugasan. Tapi balik lagi perusahaan tergantung pemiliknya, kan pemiliknya negara, kan negara suruh salurkan harga elpiji sesuai harga segitu, ya sudah,&quot; jelas Dahlan.Namun Dahlan juga berharap, agar pemerintah mempertimbangkan keingingan Pertamina untuk menaikkan harga gas elpiji 12 kg.&quot;Namun negara juga harus mempertimbangkan masa depan pertamina, mudah-mudahan pemiliknya bisa setujui,&quot; tandasnya. (Kie)</content:encoded></item></channel></rss>
