<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Jangan Terjebak sebagai Negara Menengah&quot;</title><description>&quot;Ternyata tidak semua mampu berubah menjadi negara maju, yang berpenghasilan tinggi,&quot; ujar Mendikbud M Nuh&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/17/20/850897/jangan-terjebak-sebagai-negara-menengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/17/20/850897/jangan-terjebak-sebagai-negara-menengah"/><item><title>&quot;Jangan Terjebak sebagai Negara Menengah&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/17/20/850897/jangan-terjebak-sebagai-negara-menengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/17/20/850897/jangan-terjebak-sebagai-negara-menengah</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2013 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/17/20/850897/pLXNVgWNny.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendikbud M Nuh saat memimpin upacara Hari Kemerdekaan. (Foto: Rachmad Faisal Harahap/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/17/20/850897/pLXNVgWNny.jpg</image><title>Mendikbud M Nuh saat memimpin upacara Hari Kemerdekaan. (Foto: Rachmad Faisal Harahap/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Negara Indonesia yang tengah merayakan Hari Ulang Tahung ke-68 diimbau untuk tidak terjebak dengan status negara kelas menengah. Sebab, dalam perjalanan menuju negara maju bisa saja terjebak bila berpuas diri.
&amp;nbsp;
Demikian dikatakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh, saat memimpin Upacara 17 Agustus di halaman Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Belajar dari pengalaman beberapa negara yang berpenghasilan menengah, ternyata tidak semua mampu berubah menjadi negara maju, yang berpenghasilan tinggi. Dia terjebak hanya sebagai negara yang berpenghasilan menengah,&quot; katanya dalam sambutan upacara Hari Kemerdekaan, di Halaman Kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2013).
&amp;nbsp;
Pemaparan itu disampaikan dalam pidatonya yang bertajuk &quot;Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat&quot;. Pidato itu berisi antara lain mengenai pengalaman dari negara lain dalam pertumbuhan ekonominya.
&amp;nbsp;
M Nuh juga menyinggung mengenai pergeseran orientasi dari pertumbuhan ekonomi yang berbasis sumber daya alam (SDA) ke kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif dan mampu berpikir orde tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Negara Indonesia yang tengah merayakan Hari Ulang Tahung ke-68 diimbau untuk tidak terjebak dengan status negara kelas menengah. Sebab, dalam perjalanan menuju negara maju bisa saja terjebak bila berpuas diri.
&amp;nbsp;
Demikian dikatakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh, saat memimpin Upacara 17 Agustus di halaman Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Belajar dari pengalaman beberapa negara yang berpenghasilan menengah, ternyata tidak semua mampu berubah menjadi negara maju, yang berpenghasilan tinggi. Dia terjebak hanya sebagai negara yang berpenghasilan menengah,&quot; katanya dalam sambutan upacara Hari Kemerdekaan, di Halaman Kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2013).
&amp;nbsp;
Pemaparan itu disampaikan dalam pidatonya yang bertajuk &quot;Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat&quot;. Pidato itu berisi antara lain mengenai pengalaman dari negara lain dalam pertumbuhan ekonominya.
&amp;nbsp;
M Nuh juga menyinggung mengenai pergeseran orientasi dari pertumbuhan ekonomi yang berbasis sumber daya alam (SDA) ke kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif dan mampu berpikir orde tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
