<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: Rupiah Stay Rp10.500 Masih Manageable</title><description>Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, penurunan rupiah dinilai masih dapat dikendalikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/20/320/852391/menperin-rupiah-stay-rp10-500-masih-manageable</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/20/320/852391/menperin-rupiah-stay-rp10-500-masih-manageable"/><item><title>Menperin: Rupiah Stay Rp10.500 Masih Manageable</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/20/320/852391/menperin-rupiah-stay-rp10-500-masih-manageable</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/20/320/852391/menperin-rupiah-stay-rp10-500-masih-manageable</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2013 13:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/20/320/852391/VVuS6QVc1t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/20/320/852391/VVuS6QVc1t.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, penurunan rupiah dinilai masih dapat dikendalikan. Pasalnya, bila rupiah masih bertahan di sekira Rp10.500 masih cukup terkendali.&quot;Kalau Rp10.500, stay di situ, saya kira enggak apa-apa, masih manageable,&quot; ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (20/8/2013).Hidayat mengatakan, dirinya tidak mau ada spekulasi untuk beli atau lepas dolar Amerika Serikat, serta tidak ingin berspekulasi berpikir untuk melihat eksportir memanfaatkan impornya.&quot;Kalau dia stay Rp10.500 per USD tidak apa-apa, tapi pakar ekonomi dan OJK (bilang) akan balik ke posisi semula,&quot; ujar Hidayat.Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan, pelemahan rupiah melemah dikarenakan oleh faktor eksternal yaitu kekhawatiran pasar atas rencana Bank of America menutup Meryll Lynch. &quot;Faktor ini yang kemudian men-drive stock market, capital market dan nilai tukar jatuh,&quot; ungkap Chatib.Menurut dia, situasi pasar di beberapa negara juga bergerak hampir sama, seperti Thailand, Malaysia dan India. Tapi, depresiasi Indonesia jatuhnya lebih besar daripada Thailand dan India.&quot;Hari Jumat, Bank Indonesia mengumumkan defisit current account yangg 4,4 persen dan seperti yang sudah saya sampaikan kepada Anda semua, defisit current account&amp;nbsp; di triwulan kedua mungkin akan naik tinggi,&quot; kata Chatib.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, penurunan rupiah dinilai masih dapat dikendalikan. Pasalnya, bila rupiah masih bertahan di sekira Rp10.500 masih cukup terkendali.&quot;Kalau Rp10.500, stay di situ, saya kira enggak apa-apa, masih manageable,&quot; ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (20/8/2013).Hidayat mengatakan, dirinya tidak mau ada spekulasi untuk beli atau lepas dolar Amerika Serikat, serta tidak ingin berspekulasi berpikir untuk melihat eksportir memanfaatkan impornya.&quot;Kalau dia stay Rp10.500 per USD tidak apa-apa, tapi pakar ekonomi dan OJK (bilang) akan balik ke posisi semula,&quot; ujar Hidayat.Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan, pelemahan rupiah melemah dikarenakan oleh faktor eksternal yaitu kekhawatiran pasar atas rencana Bank of America menutup Meryll Lynch. &quot;Faktor ini yang kemudian men-drive stock market, capital market dan nilai tukar jatuh,&quot; ungkap Chatib.Menurut dia, situasi pasar di beberapa negara juga bergerak hampir sama, seperti Thailand, Malaysia dan India. Tapi, depresiasi Indonesia jatuhnya lebih besar daripada Thailand dan India.&quot;Hari Jumat, Bank Indonesia mengumumkan defisit current account yangg 4,4 persen dan seperti yang sudah saya sampaikan kepada Anda semua, defisit current account&amp;nbsp; di triwulan kedua mungkin akan naik tinggi,&quot; kata Chatib.</content:encoded></item></channel></rss>
