<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chatib : Market Nervous karena Inflasi</title><description>Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan perlunya mengendalikan harga  pangan untuk menjaga Inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/23/20/854634/chatib-market-nervous-karena-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/23/20/854634/chatib-market-nervous-karena-inflasi"/><item><title>Chatib : Market Nervous karena Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/23/20/854634/chatib-market-nervous-karena-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/23/20/854634/chatib-market-nervous-karena-inflasi</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2013 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/23/20/854634/eq6MkD8KNi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: foto (okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/23/20/854634/eq6MkD8KNi.jpg</image><title>ilustrasi: foto (okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan perlunya mengendalikan harga pangan untuk menjaga Inflasi. Pasalnya inflasi yang tinggi hanya akan membuat pasar semakin nervous.&quot;Yang membuat market nervous itu inflasi, kalau inflasi naik, harga saham tidak menarik, jadi kita perlu bicara inflasi, apalagi kurs,&quot; ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/8/2013).Chatib mengatakan, selain itu, perlunya menjaga impor makanan, hal tersebut terutama terkait pengelolaan tata niaga. Bahwa tata niaga dalam bentuk kuota akan dihapuskan dan diubah menjadi mekanisme harga.&quot;Misalnya Rp70 ribu, maka diberikan berapa persen perlindungan dengan begini tidak ada lagi prosedur izin, inflasi ini angker,&quot; ujar Chatib.Chatib menjelaskan, bila harga sapi impor Rp40 ribu, maka demi mendapat kenyamanan harga daging sapi tetap, hal tersebut guna menjaga stabilisasi harga.&quot;Harga impornya terlalu tinggi, jadi protectionnya dinaikan, agar perlindungannya tetap ada maka diubah dari volume ke harga,&quot; Chatib. (kie)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan perlunya mengendalikan harga pangan untuk menjaga Inflasi. Pasalnya inflasi yang tinggi hanya akan membuat pasar semakin nervous.&quot;Yang membuat market nervous itu inflasi, kalau inflasi naik, harga saham tidak menarik, jadi kita perlu bicara inflasi, apalagi kurs,&quot; ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/8/2013).Chatib mengatakan, selain itu, perlunya menjaga impor makanan, hal tersebut terutama terkait pengelolaan tata niaga. Bahwa tata niaga dalam bentuk kuota akan dihapuskan dan diubah menjadi mekanisme harga.&quot;Misalnya Rp70 ribu, maka diberikan berapa persen perlindungan dengan begini tidak ada lagi prosedur izin, inflasi ini angker,&quot; ujar Chatib.Chatib menjelaskan, bila harga sapi impor Rp40 ribu, maka demi mendapat kenyamanan harga daging sapi tetap, hal tersebut guna menjaga stabilisasi harga.&quot;Harga impornya terlalu tinggi, jadi protectionnya dinaikan, agar perlindungannya tetap ada maka diubah dari volume ke harga,&quot; Chatib. (kie)</content:encoded></item></channel></rss>
