<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Kondisi Saat Ini Tidak seperti Krisis 1998&quot;</title><description>Banyak yang menilai Indonesia berada di ambang krisis ekonomi, tapi  tidak dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini yakin, kondisi  saat ini tidak akan seperti tahun krisis ekonomi tahun 1998.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857192/kondisi-saat-ini-tidak-seperti-krisis-1998</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857192/kondisi-saat-ini-tidak-seperti-krisis-1998"/><item><title>&quot;Kondisi Saat Ini Tidak seperti Krisis 1998&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857192/kondisi-saat-ini-tidak-seperti-krisis-1998</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857192/kondisi-saat-ini-tidak-seperti-krisis-1998</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2013 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/28/20/857192/FSNXh35qfa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/28/20/857192/FSNXh35qfa.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Banyak yang menilai Indonesia berada di ambang krisis ekonomi, tapi tidak dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini yakin, kondisi saat ini tidak akan seperti tahun krisis ekonomi tahun 1998.&amp;ldquo;Sementara dari sisi OJK menilai bahwa kondisi saat ini tidak seperti krisis 1998 karena fundamental dari lembaga-lembaga keuangan saat ini relatif lebih kuat,&amp;rdquo; kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada usai pertemuan pelaku pasar modal dengan Menteri Keuangan Chatib Basri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (28/8/2013).OJK, lanjut Reza, memang meyakini pertumbuhan kredit perbankan memang akan menurun. Tapi, hal ini hanya bersifat sementara saja.Di sisi lain, pemerintah akan memfokuskan pada masalah impor barang terutama impor migas dengan berencana menggunakan biodiesel untuk mengurangi impor migas.&amp;ldquo;Pemerintah juga sudah keluarkan empat peraturan yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat termasuk mengatasi inflasi dengan mengatur volatility harga pangan sebagai sumber inflasi,&amp;rdquo; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Banyak yang menilai Indonesia berada di ambang krisis ekonomi, tapi tidak dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini yakin, kondisi saat ini tidak akan seperti tahun krisis ekonomi tahun 1998.&amp;ldquo;Sementara dari sisi OJK menilai bahwa kondisi saat ini tidak seperti krisis 1998 karena fundamental dari lembaga-lembaga keuangan saat ini relatif lebih kuat,&amp;rdquo; kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada usai pertemuan pelaku pasar modal dengan Menteri Keuangan Chatib Basri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (28/8/2013).OJK, lanjut Reza, memang meyakini pertumbuhan kredit perbankan memang akan menurun. Tapi, hal ini hanya bersifat sementara saja.Di sisi lain, pemerintah akan memfokuskan pada masalah impor barang terutama impor migas dengan berencana menggunakan biodiesel untuk mengurangi impor migas.&amp;ldquo;Pemerintah juga sudah keluarkan empat peraturan yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat termasuk mengatasi inflasi dengan mengatur volatility harga pangan sebagai sumber inflasi,&amp;rdquo; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
