<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkeu Minta Dana Rp1.500 Triliun &quot;Dikembalikan&quot;</title><description>Pengusaha Indonesia diketahui menyimpan dana hingga Rp1.500 triliun di  luar negeri. Menurut Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang  Brodjonegoro dana tersebut bisa digunakan untuk menolong negara.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857232/kemenkeu-minta-dana-rp1-500-triliun-dikembalikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857232/kemenkeu-minta-dana-rp1-500-triliun-dikembalikan"/><item><title>Kemenkeu Minta Dana Rp1.500 Triliun &quot;Dikembalikan&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857232/kemenkeu-minta-dana-rp1-500-triliun-dikembalikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/20/857232/kemenkeu-minta-dana-rp1-500-triliun-dikembalikan</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2013 21:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/28/20/857232/li9W39zfZz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/28/20/857232/li9W39zfZz.jpg</image><title>ilustrasi: (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha Indonesia diketahui menyimpan dana hingga Rp1.500 triliun di luar negeri. Menurut Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro dana tersebut bisa digunakan untuk menolong negara.&amp;nbsp; &quot;Kalau para pengusaha bisa mengembalikan, akan sangat menolong kondisi saat ini,&quot; ujarnya di Gedung BEI Jakarta, Rabu (28/8/2013).Menurutnya, tidak ada undang-undang di Indonesia yang mewajibkan penyimpanan dana di Indonesia, hal tersebut membuat masyarakat bebas memilih&amp;nbsp; menyimpan uangnya dimana saja tidak harus di Indonesia.&quot;Singapura tempat yang sangat digemari untuk menyimpan dana, karena di sana kerahasiaan sangat terjaga, selain itu setengah tax heaven,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, pemerintah menurutnya juga tidak bisa memberikan insentif fiskal karena ini hanya sekadar penyimpanan dana, namun pemerintah dapat memperdalam pasar keuangan.&quot;Otoritas perlu memperbanyak instrumen terutama dalam mata uang dolar AS, karena ini masalah uang dan uang tidak mengenal warga negara,&quot; tukas dia. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha Indonesia diketahui menyimpan dana hingga Rp1.500 triliun di luar negeri. Menurut Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro dana tersebut bisa digunakan untuk menolong negara.&amp;nbsp; &quot;Kalau para pengusaha bisa mengembalikan, akan sangat menolong kondisi saat ini,&quot; ujarnya di Gedung BEI Jakarta, Rabu (28/8/2013).Menurutnya, tidak ada undang-undang di Indonesia yang mewajibkan penyimpanan dana di Indonesia, hal tersebut membuat masyarakat bebas memilih&amp;nbsp; menyimpan uangnya dimana saja tidak harus di Indonesia.&quot;Singapura tempat yang sangat digemari untuk menyimpan dana, karena di sana kerahasiaan sangat terjaga, selain itu setengah tax heaven,&quot; ujarnya.Lebih lanjut, pemerintah menurutnya juga tidak bisa memberikan insentif fiskal karena ini hanya sekadar penyimpanan dana, namun pemerintah dapat memperdalam pasar keuangan.&quot;Otoritas perlu memperbanyak instrumen terutama dalam mata uang dolar AS, karena ini masalah uang dan uang tidak mengenal warga negara,&quot; tukas dia. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
