<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkeu: Rupiah Tak Melemah Sampai 2014!</title><description>Tekanan terhadap perekonomian Indonesia juga masih menjadi penyebab  gejolak ekonomi yang ada di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/278/856752/menkeu-rupiah-tak-melemah-sampai-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/278/856752/menkeu-rupiah-tak-melemah-sampai-2014"/><item><title>Menkeu: Rupiah Tak Melemah Sampai 2014!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/278/856752/menkeu-rupiah-tak-melemah-sampai-2014</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/28/278/856752/menkeu-rupiah-tak-melemah-sampai-2014</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2013 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/28/278/856752/VdlgMmusHK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/28/278/856752/VdlgMmusHK.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tekanan terhadap perekonomian Indonesia juga masih menjadi penyebab gejolak ekonomi yang ada di Indonesia. Ditambah lagi kebijakan Amerika Serikat (AS) mengenai emerging market.&quot;Apalagi ditambah dengan rencana dimulainya tappering off quantitative easing AS,&quot; kata Menteri Keuangan Chatib Basri di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (28/8/2013).Menurutnya, walaupun kondisi perekonomian masih cenderung bergejolak, tapi pemerintah dan Bank Indonesia (BI), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus melakukan langkah-langkah ke depan. Namun, dia mengungkapkan bukan berarti Rupiah kan terus melemah hingga 2014. Pasalnya, dalam jawaban pemerintah atas pandangan DPR, disebutkan krisis masih akan berlangsung sampai 2014. &quot;Tolong jangan interpretasikan seolah-olah kita melemah sampai awal 2014. Ini kan sinyal seolah-olah kita melakukan pembiaran,&quot; tukas dia.&quot;Karena penggalan statement bisa berakibat luar biasa, tekanan pasar keuangan nilai tukar itu akan berlanjut tapi pemerintah lakukan stabilisasi,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tekanan terhadap perekonomian Indonesia juga masih menjadi penyebab gejolak ekonomi yang ada di Indonesia. Ditambah lagi kebijakan Amerika Serikat (AS) mengenai emerging market.&quot;Apalagi ditambah dengan rencana dimulainya tappering off quantitative easing AS,&quot; kata Menteri Keuangan Chatib Basri di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (28/8/2013).Menurutnya, walaupun kondisi perekonomian masih cenderung bergejolak, tapi pemerintah dan Bank Indonesia (BI), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus melakukan langkah-langkah ke depan. Namun, dia mengungkapkan bukan berarti Rupiah kan terus melemah hingga 2014. Pasalnya, dalam jawaban pemerintah atas pandangan DPR, disebutkan krisis masih akan berlangsung sampai 2014. &quot;Tolong jangan interpretasikan seolah-olah kita melemah sampai awal 2014. Ini kan sinyal seolah-olah kita melakukan pembiaran,&quot; tukas dia.&quot;Karena penggalan statement bisa berakibat luar biasa, tekanan pasar keuangan nilai tukar itu akan berlanjut tapi pemerintah lakukan stabilisasi,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
