<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perpanjangan Blok Mahakam Rawan Penyimpangan Korupsi</title><description>&quot;Kecewa, tapi yang paling penting petisi kami dibaca dan didengar. Yang  lebih penting lagi jangan sekali-kali ada gelagat memperpanjang Blok  Mahakam,&quot; ungkap Din di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis  (29/8/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/29/19/857637/perpanjangan-blok-mahakam-rawan-penyimpangan-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/08/29/19/857637/perpanjangan-blok-mahakam-rawan-penyimpangan-korupsi"/><item><title>Perpanjangan Blok Mahakam Rawan Penyimpangan Korupsi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/08/29/19/857637/perpanjangan-blok-mahakam-rawan-penyimpangan-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/08/29/19/857637/perpanjangan-blok-mahakam-rawan-penyimpangan-korupsi</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2013 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/08/29/19/857637/hAKY65sR3d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/08/29/19/857637/hAKY65sR3d.jpg</image><title>ilustrasi: (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengaku kecewa tidak dapat bertemu langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.&quot;Kecewa, tapi yang paling penting petisi kami dibaca dan didengar. Yang lebih penting lagi jangan sekali-kali ada gelagat memperpanjang Blok Mahakam,&quot; ungkap Din di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (29/8/2013).Din menegaskan, kalau sampai pemerintah baik Presiden SBY maupun menteri ESDM memperpanjang Blok Mahakam ini pertanda tidak berpihak kepada rakyat ini merupakan tanda tanya besar ada apa-apa di balik itu. &quot;Patut dicurigai. Dan gerakan ini mendukung dan mendorong Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) memberantas korupsi di sektor migas sampai ke akar-akarnya dan ke pucuk-pucuknya,&quot; tegasnya.Din mengatakan pula, ke depannya Kementerian ESDM berjanji akan mengagendakan pertemuan antara Jero Wacik dan KARSN.&quot;Pertemuan kali ini kita diterima oleh 3 staf ahli Menteri, yang penting Petisi kami dibaca didengar, kalau sampai pemerintah akan memperpanjang Blok Mahakam ini pertanda pemerintah tidak berpihak ke rakyat,&quot; tambahnya.Untuk itu Din meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut mengawal proses kontrak Blok Mahakam&amp;nbsp; ini.Sekedar informasi, hingga kini status perpanjangan kontrak masih terus didiskusikan oleh pemerintah. Kontrak yang akan berakhir di 2017 masih dioperatori oleh Total E&amp;amp;P Indonesie, dan Inpex Corporation. Total sendiri telah mengajukan proposal perpanjangan dengan melakukan komitmen investasi USD7,3 miliar.Total E&amp;amp;P Indonesie telah mengelola Blok Mahakam&amp;nbsp; sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Ketika kontrak pertama berakhir pada 1997, perusahaan asal Prancis itu mendapat perpanjangan kontrak selama 20 tahun hingga 2017. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengaku kecewa tidak dapat bertemu langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik.&quot;Kecewa, tapi yang paling penting petisi kami dibaca dan didengar. Yang lebih penting lagi jangan sekali-kali ada gelagat memperpanjang Blok Mahakam,&quot; ungkap Din di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (29/8/2013).Din menegaskan, kalau sampai pemerintah baik Presiden SBY maupun menteri ESDM memperpanjang Blok Mahakam ini pertanda tidak berpihak kepada rakyat ini merupakan tanda tanya besar ada apa-apa di balik itu. &quot;Patut dicurigai. Dan gerakan ini mendukung dan mendorong Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) memberantas korupsi di sektor migas sampai ke akar-akarnya dan ke pucuk-pucuknya,&quot; tegasnya.Din mengatakan pula, ke depannya Kementerian ESDM berjanji akan mengagendakan pertemuan antara Jero Wacik dan KARSN.&quot;Pertemuan kali ini kita diterima oleh 3 staf ahli Menteri, yang penting Petisi kami dibaca didengar, kalau sampai pemerintah akan memperpanjang Blok Mahakam ini pertanda pemerintah tidak berpihak ke rakyat,&quot; tambahnya.Untuk itu Din meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut mengawal proses kontrak Blok Mahakam&amp;nbsp; ini.Sekedar informasi, hingga kini status perpanjangan kontrak masih terus didiskusikan oleh pemerintah. Kontrak yang akan berakhir di 2017 masih dioperatori oleh Total E&amp;amp;P Indonesie, dan Inpex Corporation. Total sendiri telah mengajukan proposal perpanjangan dengan melakukan komitmen investasi USD7,3 miliar.Total E&amp;amp;P Indonesie telah mengelola Blok Mahakam&amp;nbsp; sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Ketika kontrak pertama berakhir pada 1997, perusahaan asal Prancis itu mendapat perpanjangan kontrak selama 20 tahun hingga 2017. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
