<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2013, BPS Taksir Produksi Kedelai 847,16 Ribu Ton</title><description>BPS memproyeksikan produksi kedelai nasional hingga akhir tahun 2013  sebesar 847,16 ribu ton biji kering atau naik 0,47 persen dibanding  tahun 2012 yang sebesar 843,15 ribu ton biji kering.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/07/320/862202/2013-bps-taksir-produksi-kedelai-847-16-ribu-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/09/07/320/862202/2013-bps-taksir-produksi-kedelai-847-16-ribu-ton"/><item><title>2013, BPS Taksir Produksi Kedelai 847,16 Ribu Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/07/320/862202/2013-bps-taksir-produksi-kedelai-847-16-ribu-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/09/07/320/862202/2013-bps-taksir-produksi-kedelai-847-16-ribu-ton</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2013 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/07/320/862202/qMYcw75EKT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/07/320/862202/qMYcw75EKT.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi kedelai nasional hingga akhir tahun 2013 sebesar 847,16 ribu ton biji kering atau naik 0,47 persen dibanding tahun 2012 yang sebesar 843,15 ribu ton biji kering.&quot;Produksi kedelai ini dengan angka perhitungan menurut angka ramalan 1 (Aram 1),&quot; jelas Kepala BPS Suryamin dalam acara Peningkatan Wawasan Statistik Pertanian  Untuk Wartawan, di Hotel Mirah, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2013).Suryamin menambahkan proyeksi kenaikan produksi kedelai nasional ini dijuga dihitung bersama-sama dengan Kementrian Pertanian (Kementan).&quot;Walaupun diproyeksikan akan naik, tetap ini masih jauh dari kebutuhan nasional. Makanya kita masih impor. BPS hanya memotret dari hasil perhitungan ini dan diberikan pemerintah agar pemerintah bisa mengambil kebijakan,&quot; papar Suryamin.Sehingga, lanjut Suryamin menungkapkan produksi yang akan naik pun juga tergantung dari petani lokal sebagaimana saat ini petani kedelai masih cukup bergairah menanam kedelai.&quot;Tergantung petani juga, namun petani mulai bergairah karena melihat harga jual yang pas, berapanya yang sesuai sehingga bisa menanam kedelai. Dan ini juga bisa uberan-uberan dengan produksi padi dan kedelai, petani juga bisa seling berganti,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi kedelai nasional hingga akhir tahun 2013 sebesar 847,16 ribu ton biji kering atau naik 0,47 persen dibanding tahun 2012 yang sebesar 843,15 ribu ton biji kering.&quot;Produksi kedelai ini dengan angka perhitungan menurut angka ramalan 1 (Aram 1),&quot; jelas Kepala BPS Suryamin dalam acara Peningkatan Wawasan Statistik Pertanian  Untuk Wartawan, di Hotel Mirah, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2013).Suryamin menambahkan proyeksi kenaikan produksi kedelai nasional ini dijuga dihitung bersama-sama dengan Kementrian Pertanian (Kementan).&quot;Walaupun diproyeksikan akan naik, tetap ini masih jauh dari kebutuhan nasional. Makanya kita masih impor. BPS hanya memotret dari hasil perhitungan ini dan diberikan pemerintah agar pemerintah bisa mengambil kebijakan,&quot; papar Suryamin.Sehingga, lanjut Suryamin menungkapkan produksi yang akan naik pun juga tergantung dari petani lokal sebagaimana saat ini petani kedelai masih cukup bergairah menanam kedelai.&quot;Tergantung petani juga, namun petani mulai bergairah karena melihat harga jual yang pas, berapanya yang sesuai sehingga bisa menanam kedelai. Dan ini juga bisa uberan-uberan dengan produksi padi dan kedelai, petani juga bisa seling berganti,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
