<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rahmat Gobel Minta Industri Elektronik Diberikan Insentif</title><description>Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (Gabel) meminta agar  insentif juga diberikan kepada industri yang bernilai (value) tinggi,  seperti sektor elektronika, terutama yang ramah lingkungan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/08/320/862490/rahmat-gobel-minta-industri-elektronik-diberikan-insentif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/09/08/320/862490/rahmat-gobel-minta-industri-elektronik-diberikan-insentif"/><item><title>Rahmat Gobel Minta Industri Elektronik Diberikan Insentif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/08/320/862490/rahmat-gobel-minta-industri-elektronik-diberikan-insentif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/09/08/320/862490/rahmat-gobel-minta-industri-elektronik-diberikan-insentif</guid><pubDate>Minggu 08 September 2013 12:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/08/320/862490/SD0N0hlHE8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/08/320/862490/SD0N0hlHE8.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (Gabel) meminta agar insentif juga diberikan kepada industri yang bernilai (value) tinggi, seperti sektor elektronika, terutama yang ramah lingkungan. Pasalnya industri elektronika dapat membantu tujuan pemerintah dalam menata lingkungan industri.&quot;Berikan insentif pecah-pecah, berikan insentif itu harusnya diberikan ke industri ini insentifnya apa. Industri ini insentifnya apa, jadi khusus-khusus, jangan cuma melihat berapa lapangan kerja yang ditampung, tapi berapa value yang ditampung dari industri-industri ini (elektronika),&quot; ujar Ketua Dewan Penasihat Gabel Rahmat Gobel saat ditemui Okezone di Jakarta.Oleh karena itu, Rahmat meminta, pemerintah dapat memberikan inisiatif untuk memberikan industri lokal dalam negeri untuk membangun produk-produk yang menghasilkan ramah lingkungan.&quot;Ramah lingkungan itu membantu, ada dua kegunaan, misalnya satu program pemerintah mengurangi emisi CO2, dan kedua ada pemerintah pernah mengampanyekan hemat penggunaan energi,&quot; ujar Rahmat.Menurutnya, dua kegunaan tersebut bila pemerintah memberikan insentif kepada barang elektronika atau automotif maka akan mendorong pemerintah untuk mengembangkan hal tersebut.&quot;Jadi jangan melihat industri dengan lapangan banyak, tapi di industri elektronik, yang bisa termasuk ada yang padat karya dan ada padat menengah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (Gabel) meminta agar insentif juga diberikan kepada industri yang bernilai (value) tinggi, seperti sektor elektronika, terutama yang ramah lingkungan. Pasalnya industri elektronika dapat membantu tujuan pemerintah dalam menata lingkungan industri.&quot;Berikan insentif pecah-pecah, berikan insentif itu harusnya diberikan ke industri ini insentifnya apa. Industri ini insentifnya apa, jadi khusus-khusus, jangan cuma melihat berapa lapangan kerja yang ditampung, tapi berapa value yang ditampung dari industri-industri ini (elektronika),&quot; ujar Ketua Dewan Penasihat Gabel Rahmat Gobel saat ditemui Okezone di Jakarta.Oleh karena itu, Rahmat meminta, pemerintah dapat memberikan inisiatif untuk memberikan industri lokal dalam negeri untuk membangun produk-produk yang menghasilkan ramah lingkungan.&quot;Ramah lingkungan itu membantu, ada dua kegunaan, misalnya satu program pemerintah mengurangi emisi CO2, dan kedua ada pemerintah pernah mengampanyekan hemat penggunaan energi,&quot; ujar Rahmat.Menurutnya, dua kegunaan tersebut bila pemerintah memberikan insentif kepada barang elektronika atau automotif maka akan mendorong pemerintah untuk mengembangkan hal tersebut.&quot;Jadi jangan melihat industri dengan lapangan banyak, tapi di industri elektronik, yang bisa termasuk ada yang padat karya dan ada padat menengah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
