<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LSM Asing Jangan Merusak Pasar Ekspor Indonesia</title><description>Ketua Umum Asosiasi  Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi meminta agar beberapa Non  Government Organization (NGO) atau bisa disebut juga Lembaga Swadaya  Masyarakat (LSM) asing tidak menghembuskan isu-isu yang mengganggu  ekspor Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/11/320/864605/lsm-asing-jangan-merusak-pasar-ekspor-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/09/11/320/864605/lsm-asing-jangan-merusak-pasar-ekspor-indonesia"/><item><title>LSM Asing Jangan Merusak Pasar Ekspor Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/11/320/864605/lsm-asing-jangan-merusak-pasar-ekspor-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/09/11/320/864605/lsm-asing-jangan-merusak-pasar-ekspor-indonesia</guid><pubDate>Rabu 11 September 2013 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/11/320/864605/fMBfMvNSuD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/11/320/864605/fMBfMvNSuD.jpg</image><title>Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi meminta agar beberapa Non Government Organization (NGO) atau bisa disebut juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing tidak menghembuskan isu-isu yang mengganggu ekspor Indonesia.Apalagi menurutnya, di dunia Industri yang berbasis Sumber Daya Alam seperti kertas dan Crude Palm Oil (CPO) rawan terhadap isu-isu miring.&quot;Hal-hal seperti ini akan mengakibatkan gangguan pada ekspor, terutama Crude Palm Oil dan kertas. Ini biasanya dilakukan oleh NGO yang berniat merusak ekspor kita ke negara tujuan karena produksi kita itu kompetitif,&quot; ujar Sofjan di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (11/9/2013).Dia juga menghimbau, Agar NGO dalam negeri tidak terpengaruh dan ikut merusak ekspor. &quot;NGO dalam negeri juga jangan mengganggu karena kita butuh untuk meningkatkan ekspor,&quot; ujar Sofjan.Sementara itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, sering menerima keluhan dari para pengusaha nasional yang mengalami penurunan angka ekspor. Hal tersebut dikarenakan adanya isu-isu oleh NGO-NGO asing.&quot;Banyak keluhan bahwa mereka terganggu kinerjanya gara-gara NGO dari luar negeri,&quot; kata Hidayat. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi meminta agar beberapa Non Government Organization (NGO) atau bisa disebut juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing tidak menghembuskan isu-isu yang mengganggu ekspor Indonesia.Apalagi menurutnya, di dunia Industri yang berbasis Sumber Daya Alam seperti kertas dan Crude Palm Oil (CPO) rawan terhadap isu-isu miring.&quot;Hal-hal seperti ini akan mengakibatkan gangguan pada ekspor, terutama Crude Palm Oil dan kertas. Ini biasanya dilakukan oleh NGO yang berniat merusak ekspor kita ke negara tujuan karena produksi kita itu kompetitif,&quot; ujar Sofjan di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (11/9/2013).Dia juga menghimbau, Agar NGO dalam negeri tidak terpengaruh dan ikut merusak ekspor. &quot;NGO dalam negeri juga jangan mengganggu karena kita butuh untuk meningkatkan ekspor,&quot; ujar Sofjan.Sementara itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, sering menerima keluhan dari para pengusaha nasional yang mengalami penurunan angka ekspor. Hal tersebut dikarenakan adanya isu-isu oleh NGO-NGO asing.&quot;Banyak keluhan bahwa mereka terganggu kinerjanya gara-gara NGO dari luar negeri,&quot; kata Hidayat. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
