<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Infrastruktur Lebih Penting dari Mobil Murah</title><description>Pemerintah berusaha untuk mencanangkan era mobil murah ramah lingkungan  alias Low Cost Green Car (LCGC).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/20/320/869289/sri-mulyani-infrastruktur-lebih-penting-dari-mobil-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/09/20/320/869289/sri-mulyani-infrastruktur-lebih-penting-dari-mobil-murah"/><item><title>Sri Mulyani: Infrastruktur Lebih Penting dari Mobil Murah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/20/320/869289/sri-mulyani-infrastruktur-lebih-penting-dari-mobil-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/09/20/320/869289/sri-mulyani-infrastruktur-lebih-penting-dari-mobil-murah</guid><pubDate>Jum'at 20 September 2013 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Maesaroh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/20/320/869289/T5DGtS7Tfd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/20/320/869289/T5DGtS7Tfd.jpg</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Koran SI)</title></images><description>NUSA DUA &amp;ndash; Pemerintah berusaha mencanangkan era mobil murah ramah lingkungan alias low cost green car (LCGC). Sayangnya, kebijakan pemerintah ini tidak melihat pertumbuhan infrastruktur Indonesia
&amp;nbsp;
Chief Operating Officer (COO) World Bank Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Pemerintah Indonesia seharusnya lebih fokus pada pengembangan infrastruktur, ketimbang memopulerkan LCGC.
&amp;nbsp;
&quot;Mungkin saya akan komentar Indonesia butuh investasi infrastruktur, termasuk dalam hal tentang kebutuhan rakyat,&quot; kata mantan Menteri Keuangan ini pada acara APEC Finance Minister Meeting di Nusa Dua, Bali, Jumat (20/9/2013).
&amp;nbsp;
Perempuan yang juga menjabat sebagai Managing Director World Bank ini menjelaskan, pertumbuhan infrastruktur Indonesia saat ini dinilai belum cukup mumpuni, sehingga tidak dapat mengiringi pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk bisa lakukan aktivitas kebutuhan investasi, (infrastuktur) ini dianggap salah satu halangan (perekonomian) Indonesia tumbuh tinggi untuk menimbulkan inflasi maupun cadangan devisa,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah kembali memusatkan perhatiannya pada investasi yang dapat membangun infrastruktur. &quot;Jadi investasi di bidang infrastruktur jauh-jauh lebih penting dalam hal fokus pemerintah,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>NUSA DUA &amp;ndash; Pemerintah berusaha mencanangkan era mobil murah ramah lingkungan alias low cost green car (LCGC). Sayangnya, kebijakan pemerintah ini tidak melihat pertumbuhan infrastruktur Indonesia
&amp;nbsp;
Chief Operating Officer (COO) World Bank Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Pemerintah Indonesia seharusnya lebih fokus pada pengembangan infrastruktur, ketimbang memopulerkan LCGC.
&amp;nbsp;
&quot;Mungkin saya akan komentar Indonesia butuh investasi infrastruktur, termasuk dalam hal tentang kebutuhan rakyat,&quot; kata mantan Menteri Keuangan ini pada acara APEC Finance Minister Meeting di Nusa Dua, Bali, Jumat (20/9/2013).
&amp;nbsp;
Perempuan yang juga menjabat sebagai Managing Director World Bank ini menjelaskan, pertumbuhan infrastruktur Indonesia saat ini dinilai belum cukup mumpuni, sehingga tidak dapat mengiringi pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk bisa lakukan aktivitas kebutuhan investasi, (infrastuktur) ini dianggap salah satu halangan (perekonomian) Indonesia tumbuh tinggi untuk menimbulkan inflasi maupun cadangan devisa,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, dia meminta pemerintah kembali memusatkan perhatiannya pada investasi yang dapat membangun infrastruktur. &quot;Jadi investasi di bidang infrastruktur jauh-jauh lebih penting dalam hal fokus pemerintah,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
