<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>100 Pesawat R-80 Buatan Habibie Diborong NAM Air</title><description>PT Sriwijaya Air, melalui anak perusahaannya NAM Air akan membeli 100  pesawat R-80 yang diproduksi oleh PT Ragio Aviasi Industri (RAI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/26/320/872451/100-pesawat-r-80-buatan-habibie-diborong-nam-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/09/26/320/872451/100-pesawat-r-80-buatan-habibie-diborong-nam-air"/><item><title>100 Pesawat R-80 Buatan Habibie Diborong NAM Air</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/09/26/320/872451/100-pesawat-r-80-buatan-habibie-diborong-nam-air</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/09/26/320/872451/100-pesawat-r-80-buatan-habibie-diborong-nam-air</guid><pubDate>Kamis 26 September 2013 17:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/09/26/320/872451/lEOQt7liTy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BJ Habibie. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/09/26/320/872451/lEOQt7liTy.jpg</image><title>BJ Habibie. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Sriwijaya Air, melalui anak perusahaannya NAM Air akan membeli 100 pesawat R-80 yang diproduksi oleh PT Ragio Aviasi Industri (RAI). Sekadar catatan, RAI adalah perusahaan milik Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie. Pesawat tersebut akan hadir pada tahun 2018.&amp;ldquo;Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, kami sudah memesan 100 unit pesawat R-80. Hingga sampai saat ini 50 unit confirm, 50 unit lagi opsi,&amp;rdquo; ujar President Direktur PT NAM Air Jefferson Jauwena dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (26/9/2013).Sementara itu, Presiden Direktur PT Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan Pihak sriwijaya mensupport produksi dalam negeri. dirinya berharap akan mampu biayai hingga 100 pesawat.&quot;Dengan pesawat tersebut, saya bisa merajut negara kepulauan menjadi satu. Kami ingin menempuh jarak pendek lagi membeli R-80 ini,&quot; ujar Chandra. Akan tetapi, untuk harga pesawat, dirinya masih belum melihat harganya. Pastinya pesawat tersebut akan menempuh jalur-jalur pelosok Indonesia. Seperti diketahui, Dalam pergelaran acara Grand Launching NAM Air dilaksanakan juga penandatanganan MoU antara managemen NAM Air dengan BJ Habibie berkaitan dengan pengadaan pesawat R-80. Managemen NAM Air meyakini bahwa hadirnya armada R-80 kelak akan memperkokoh barisan armada sebelumnya, yakni Boeing 737-500.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sriwijaya Air, melalui anak perusahaannya NAM Air akan membeli 100 pesawat R-80 yang diproduksi oleh PT Ragio Aviasi Industri (RAI). Sekadar catatan, RAI adalah perusahaan milik Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie. Pesawat tersebut akan hadir pada tahun 2018.&amp;ldquo;Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, kami sudah memesan 100 unit pesawat R-80. Hingga sampai saat ini 50 unit confirm, 50 unit lagi opsi,&amp;rdquo; ujar President Direktur PT NAM Air Jefferson Jauwena dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (26/9/2013).Sementara itu, Presiden Direktur PT Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan Pihak sriwijaya mensupport produksi dalam negeri. dirinya berharap akan mampu biayai hingga 100 pesawat.&quot;Dengan pesawat tersebut, saya bisa merajut negara kepulauan menjadi satu. Kami ingin menempuh jarak pendek lagi membeli R-80 ini,&quot; ujar Chandra. Akan tetapi, untuk harga pesawat, dirinya masih belum melihat harganya. Pastinya pesawat tersebut akan menempuh jalur-jalur pelosok Indonesia. Seperti diketahui, Dalam pergelaran acara Grand Launching NAM Air dilaksanakan juga penandatanganan MoU antara managemen NAM Air dengan BJ Habibie berkaitan dengan pengadaan pesawat R-80. Managemen NAM Air meyakini bahwa hadirnya armada R-80 kelak akan memperkokoh barisan armada sebelumnya, yakni Boeing 737-500.</content:encoded></item></channel></rss>
