<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI: Rating Stabil Bukti Kebijakan Efektif</title><description> Gubernur BI Agus&amp;nbsp; Martowardojo menyambut baik  keluarnya peringkat dari Rating and Investment Information Inc  (R&amp;amp;I), yang memberikan peringkat investasi Indonesia pada outlook stabil&amp;nbsp; BBB-.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/12/20/880707/gubernur-bi-rating-stabil-bukti-kebijakan-efektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/10/12/20/880707/gubernur-bi-rating-stabil-bukti-kebijakan-efektif"/><item><title>Gubernur BI: Rating Stabil Bukti Kebijakan Efektif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/12/20/880707/gubernur-bi-rating-stabil-bukti-kebijakan-efektif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/10/12/20/880707/gubernur-bi-rating-stabil-bukti-kebijakan-efektif</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2013 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/12/20/880707/JAreNGwWrb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Agus Martowardojo. (Foto: Dok Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/12/20/880707/JAreNGwWrb.jpg</image><title>Gubernur BI Agus Martowardojo. (Foto: Dok Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus&amp;nbsp; Martowardojo menyambut baik keluarnya peringkat dari Rating and Investment Information Inc (R&amp;amp;I), yang memberikan peringkat investasi Indonesia (Sovereign Credit Rating) pada outlook stabil&amp;nbsp; BBB-. Menurutnya, peringkat itu merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan berjalan efektif. Dia mengapresiasi pengakuan R&amp;amp;I terhadap efektivitas respons kebijakan otoritas perekonomian Indonesia dalam mengantisipasi gejolak ekonomi dan ketidakpastian pasar keuangan global saat ini&amp;ldquo;Kami akan melanjutkan komitmen terhadap penguatan stabilitas ekonomi secara menyeluruh dan percepatan penyesuaian perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih sehat,&amp;rdquo; kata Agus seperti dikutip dalam Setkab, Sabtu (12/10/2013).Sebelumnya, lembaga pemeringkat asal Jepang itu mengungkapkan ada 4 hal yang menjadi dasar yang&amp;nbsp; mendukung keputusan afirmasi bagi sovereign credit rating Indonesia. Afirmasi yang dimaksud adalah kemampuan Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang, pengelolaan fiskal yang konservatif, perbankan Indonesia yang sehat dan beban utang pemerintah yang rendah.Menurut analis R&amp;amp;I, keempat hal tersebut merupakan bukti bahwa Indonesia mampu mempertahankan kekuatan cadangan devisa untuk memenuhi kewajiban utang luar negeri jangka pendeknya di tengah tekanan terhadap nilai tukar.R&amp;amp;I tetap yakin bahwa Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat investment grade tersebut melihat&amp;nbsp; respons kebijakan yang telah dikeluarkan otoritas perekonomian Indonesia menghadapi gejolak ekonomi.&amp;ldquo;Selain itu, sumber daya alam yang melimpah dan pasar domestik yang besar tetap menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Dengan dukungan arus masuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia akan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dalam jangka menengah,&amp;rdquo; tulis analis R&amp;amp;I.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus&amp;nbsp; Martowardojo menyambut baik keluarnya peringkat dari Rating and Investment Information Inc (R&amp;amp;I), yang memberikan peringkat investasi Indonesia (Sovereign Credit Rating) pada outlook stabil&amp;nbsp; BBB-. Menurutnya, peringkat itu merupakan bukti bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan berjalan efektif. Dia mengapresiasi pengakuan R&amp;amp;I terhadap efektivitas respons kebijakan otoritas perekonomian Indonesia dalam mengantisipasi gejolak ekonomi dan ketidakpastian pasar keuangan global saat ini&amp;ldquo;Kami akan melanjutkan komitmen terhadap penguatan stabilitas ekonomi secara menyeluruh dan percepatan penyesuaian perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih sehat,&amp;rdquo; kata Agus seperti dikutip dalam Setkab, Sabtu (12/10/2013).Sebelumnya, lembaga pemeringkat asal Jepang itu mengungkapkan ada 4 hal yang menjadi dasar yang&amp;nbsp; mendukung keputusan afirmasi bagi sovereign credit rating Indonesia. Afirmasi yang dimaksud adalah kemampuan Indonesia dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang, pengelolaan fiskal yang konservatif, perbankan Indonesia yang sehat dan beban utang pemerintah yang rendah.Menurut analis R&amp;amp;I, keempat hal tersebut merupakan bukti bahwa Indonesia mampu mempertahankan kekuatan cadangan devisa untuk memenuhi kewajiban utang luar negeri jangka pendeknya di tengah tekanan terhadap nilai tukar.R&amp;amp;I tetap yakin bahwa Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat investment grade tersebut melihat&amp;nbsp; respons kebijakan yang telah dikeluarkan otoritas perekonomian Indonesia menghadapi gejolak ekonomi.&amp;ldquo;Selain itu, sumber daya alam yang melimpah dan pasar domestik yang besar tetap menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Dengan dukungan arus masuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia akan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dalam jangka menengah,&amp;rdquo; tulis analis R&amp;amp;I.</content:encoded></item></channel></rss>
