<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Pangan, Mendag Klaim Kebijakannya Pro-Petani</title><description>Dalam rangka hari pangan sedunia yang tepat pada hari ini, salah satu bentuk nyata yang dapat dinikmati oleh para Petani dalam negeri salah satunya harga pokok</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/16/320/882231/hari-pangan-mendag-klaim-kebijakannya-pro-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/10/16/320/882231/hari-pangan-mendag-klaim-kebijakannya-pro-petani"/><item><title>Hari Pangan, Mendag Klaim Kebijakannya Pro-Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/16/320/882231/hari-pangan-mendag-klaim-kebijakannya-pro-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/10/16/320/882231/hari-pangan-mendag-klaim-kebijakannya-pro-petani</guid><pubDate>Rabu 16 Oktober 2013 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/16/320/882231/WThzXF3yxM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/16/320/882231/WThzXF3yxM.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menuturkan bahwa dalam rangka hari pangan sedunia yang tepat pada hari ini, salah satu bentuk nyata yang dapat dinikmati oleh para Petani dalam negeri salah satunya harga pokok.
  &quot;Salah satu yang nyata adalah harga pokok, kita banyak mengeluarkan kebijakan pro petani seperti harga gula, dan lain-lain,&quot; kata Gita saat konferensi pers di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/10/2013).  Dengan kebijakan seperti itu, Gita menjelaskan bahwa hal tersebut mampu memicu para petani dalam negeri untuk terus meningkatkan produktivitasnya.  &quot;Ini memberikan insentif kepada petani agar produksinya terus meningkat,&quot; tambahnya.  Selain itu, bentuk nyata yang mampu mengentaskan kemiskinan adalah ekspor petani rotan yang sudah mulai menunjukkan peningkatan yang lumayan tinggi. Dirinya menyebutkan bahwa peningkatan rotan sekitar 30 persen.  &quot;Rotan yang bukan pangan, tapi agro yang mampu mengentaskan kemiskinan, cukup lumayan konsumsi kita akan terus meningkat, policy pangan kita bukan hanya swasembada saja, tapi kita harus meningkatkan produktivitas,&quot; tukas dia. (rez)
   

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menuturkan bahwa dalam rangka hari pangan sedunia yang tepat pada hari ini, salah satu bentuk nyata yang dapat dinikmati oleh para Petani dalam negeri salah satunya harga pokok.
  &quot;Salah satu yang nyata adalah harga pokok, kita banyak mengeluarkan kebijakan pro petani seperti harga gula, dan lain-lain,&quot; kata Gita saat konferensi pers di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/10/2013).  Dengan kebijakan seperti itu, Gita menjelaskan bahwa hal tersebut mampu memicu para petani dalam negeri untuk terus meningkatkan produktivitasnya.  &quot;Ini memberikan insentif kepada petani agar produksinya terus meningkat,&quot; tambahnya.  Selain itu, bentuk nyata yang mampu mengentaskan kemiskinan adalah ekspor petani rotan yang sudah mulai menunjukkan peningkatan yang lumayan tinggi. Dirinya menyebutkan bahwa peningkatan rotan sekitar 30 persen.  &quot;Rotan yang bukan pangan, tapi agro yang mampu mengentaskan kemiskinan, cukup lumayan konsumsi kita akan terus meningkat, policy pangan kita bukan hanya swasembada saja, tapi kita harus meningkatkan produktivitas,&quot; tukas dia. (rez)
   

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
	mso-para-margin:0in;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}

</content:encoded></item></channel></rss>
