<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Menkeu: Masih Ada yang Tak Gunakan Rupiah di RI</title><description>Masih ada beberapa daerah di wilayah Indonesia menggunakan mata uang  asing dalam kegiatan ekonomi. Hal ini, disebabkan oleh distribusi mata  uang Rupiah yang belum merata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/30/20/889154/menkeu-masih-ada-yang-tak-gunakan-rupiah-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/10/30/20/889154/menkeu-masih-ada-yang-tak-gunakan-rupiah-di-ri"/><item><title> Menkeu: Masih Ada yang Tak Gunakan Rupiah di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/10/30/20/889154/menkeu-masih-ada-yang-tak-gunakan-rupiah-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/10/30/20/889154/menkeu-masih-ada-yang-tak-gunakan-rupiah-di-ri</guid><pubDate>Rabu 30 Oktober 2013 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Petrus Paulus Lelyemin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/10/30/20/889154/wEANBu7bDn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/10/30/20/889154/wEANBu7bDn.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Masih ada beberapa daerah di wilayah Indonesia yang menggunakan mata uang asing dalam kegiatan ekonominya. Hal ini disebabkan distribusi mata uang Rupiah yang belum merata.Menteri Keuangan Chatib Basri mengungkapkan, masalah ini merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan. &quot;Secara bertahap akan kami lakukan,&quot; ujar Chatib dalam pidatonya saat Upacara Peringatan Hari Oeang Indonesia Ke-67 di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (30/10/2013).Chatib mengungkapkan, pemerintah kini tengah mengampanyekan agar seluruh transaksi wajib menggunakan uang Rupiah. Peringatan Hari Oeang ini, kata dia, harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan masalah distribusi Rupiah yang belum merata ini harus segera ditanggulangi. &quot;Kami (BI) mendorong penggunaan Rupiah ditingkatkan, khususnya di sistem pembayaran,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Masih ada beberapa daerah di wilayah Indonesia yang menggunakan mata uang asing dalam kegiatan ekonominya. Hal ini disebabkan distribusi mata uang Rupiah yang belum merata.Menteri Keuangan Chatib Basri mengungkapkan, masalah ini merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan. &quot;Secara bertahap akan kami lakukan,&quot; ujar Chatib dalam pidatonya saat Upacara Peringatan Hari Oeang Indonesia Ke-67 di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (30/10/2013).Chatib mengungkapkan, pemerintah kini tengah mengampanyekan agar seluruh transaksi wajib menggunakan uang Rupiah. Peringatan Hari Oeang ini, kata dia, harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan masalah distribusi Rupiah yang belum merata ini harus segera ditanggulangi. &quot;Kami (BI) mendorong penggunaan Rupiah ditingkatkan, khususnya di sistem pembayaran,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
