<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan: Telkomvision Sudah Bertahun-Tahun Rugi</title><description>&quot;Enggak apa-apa, baik itu, tanya ke perusahaannya, itu kan sudah  bertahun-tahun rugi, kemudian sudah berkali-kali ganti direksi enggak  bisa,&quot; ucap Dahlan usai menghadiri acara Mandiri Invesment Forum 2013 di  Gran Hyatt, Jakarta, Senin (11/11/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/11/11/278/894939/dahlan-telkomvision-sudah-bertahun-tahun-rugi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/11/11/278/894939/dahlan-telkomvision-sudah-bertahun-tahun-rugi"/><item><title>Dahlan: Telkomvision Sudah Bertahun-Tahun Rugi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/11/11/278/894939/dahlan-telkomvision-sudah-bertahun-tahun-rugi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/11/11/278/894939/dahlan-telkomvision-sudah-bertahun-tahun-rugi</guid><pubDate>Senin 11 November 2013 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/11/11/278/894939/ru0f4OrFB4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/11/11/278/894939/ru0f4OrFB4.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penjualan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yakni PT Indonusa Telemedia (TelkomVision) kepada PT Trans Corp, menuai protes Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Meski demikian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak terlalu ambil pusing dengan sikap para wakil rakuyat tersebut. Pasalnya, Telkomvision bukanlah BUMN yang mengguntungkan.&quot;Enggak apa-apa, baik itu, tanya ke perusahaannya, itu kan sudah bertahun-tahun rugi, kemudian sudah berkali-kali ganti direksi enggak bisa,&quot; ucap Dahlan usai menghadiri acara Mandiri Invesment Forum 2013 di Gran Hyatt, Jakarta, Senin (11/11/2013).Dia mengaku belum tahu rencana apa yang terjadi ke depannya, terkait penjualan Telkomvision kepada PT Transcorp. &quot;Itu terserah lah, saya ikut saja,&quot; tegasnya.Sekadar informasi,, Telkom Indonesia menjual anak usahanya yakni Telkomvision kepada PT Trans Corpora, penjualan 1,03 miliar lembah saham atau 80 persen saham TelkomVision dituntaskan Telkom pada 8 Oktober lalu seharga Rp926,5 miliar.Anggota Komsisi VI DPR RI Hendrawan Supraktikno mengatakan Kementerian BUMN dan Direksi PT Telkom telah melanggar kesepakatan dengan Komisis VI DPR. Padahal, penjualan tersebut perlu penelasan yang urgensi dan latar belakangan. (kie)</description><content:encoded>JAKARTA - Penjualan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yakni PT Indonusa Telemedia (TelkomVision) kepada PT Trans Corp, menuai protes Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Meski demikian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak terlalu ambil pusing dengan sikap para wakil rakuyat tersebut. Pasalnya, Telkomvision bukanlah BUMN yang mengguntungkan.&quot;Enggak apa-apa, baik itu, tanya ke perusahaannya, itu kan sudah bertahun-tahun rugi, kemudian sudah berkali-kali ganti direksi enggak bisa,&quot; ucap Dahlan usai menghadiri acara Mandiri Invesment Forum 2013 di Gran Hyatt, Jakarta, Senin (11/11/2013).Dia mengaku belum tahu rencana apa yang terjadi ke depannya, terkait penjualan Telkomvision kepada PT Transcorp. &quot;Itu terserah lah, saya ikut saja,&quot; tegasnya.Sekadar informasi,, Telkom Indonesia menjual anak usahanya yakni Telkomvision kepada PT Trans Corpora, penjualan 1,03 miliar lembah saham atau 80 persen saham TelkomVision dituntaskan Telkom pada 8 Oktober lalu seharga Rp926,5 miliar.Anggota Komsisi VI DPR RI Hendrawan Supraktikno mengatakan Kementerian BUMN dan Direksi PT Telkom telah melanggar kesepakatan dengan Komisis VI DPR. Padahal, penjualan tersebut perlu penelasan yang urgensi dan latar belakangan. (kie)</content:encoded></item></channel></rss>
