<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RFID Cuma untuk Monitoring, Belum Pembatasan</title><description>PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini pemasangan Sistem Monitoring  dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM) dengan Radio Frequency  Identification (RFID) dikendaraan hanya bersifat monitoring</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/05/19/907700/rfid-cuma-untuk-monitoring-belum-pembatasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/12/05/19/907700/rfid-cuma-untuk-monitoring-belum-pembatasan"/><item><title>RFID Cuma untuk Monitoring, Belum Pembatasan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/05/19/907700/rfid-cuma-untuk-monitoring-belum-pembatasan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/12/05/19/907700/rfid-cuma-untuk-monitoring-belum-pembatasan</guid><pubDate>Kamis 05 Desember 2013 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/05/19/907700/uq4MfAxM9c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/05/19/907700/uq4MfAxM9c.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini pemasangan Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM) dengan Radio Frequency Identification (RFID) dikendaraan hanya bersifat monitoring.&quot;Untuk pembatasan pembelian BBM subsidi itu belum tahu, itukan PP kalau pembatasan itu. Tapi pemerintah belum rencanakan itu,&quot; ujar Senior Vice President Fuel Marketing Pertamina Muhammad Iskandar di Kementerian BUMN, Jakarta , Kamis (5/12/2013).Sebelumnya beredar kabar, pemasangan RFID ini nantinya akan berjalan berbarengan dengan pembatasan pembelian BBM subsidi untuk mobil hanya 3 liter per hari, sedangkan sepeda motor 0,7 liter per hari.Iskandar menambahkan, kajian untuk pembatasan pembelian BBM subsidi pun Pertamina belum diajak bicara oleh Pemerintah.&quot;Yang penting monitoring dulu deh biar terbaca, baru dibuat kebijakan, bukan untuk mengendalikan tapi untuk mengeliminir penyalahgunaan. Ya awalnya itu dulu. Nanti setelah bisa didefinisikan pengguna subsidi baru dikeluarkan aturan,&quot; papar Iskandar.(rez)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini pemasangan Sistem Monitoring dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak (SMPBBM) dengan Radio Frequency Identification (RFID) dikendaraan hanya bersifat monitoring.&quot;Untuk pembatasan pembelian BBM subsidi itu belum tahu, itukan PP kalau pembatasan itu. Tapi pemerintah belum rencanakan itu,&quot; ujar Senior Vice President Fuel Marketing Pertamina Muhammad Iskandar di Kementerian BUMN, Jakarta , Kamis (5/12/2013).Sebelumnya beredar kabar, pemasangan RFID ini nantinya akan berjalan berbarengan dengan pembatasan pembelian BBM subsidi untuk mobil hanya 3 liter per hari, sedangkan sepeda motor 0,7 liter per hari.Iskandar menambahkan, kajian untuk pembatasan pembelian BBM subsidi pun Pertamina belum diajak bicara oleh Pemerintah.&quot;Yang penting monitoring dulu deh biar terbaca, baru dibuat kebijakan, bukan untuk mengendalikan tapi untuk mengeliminir penyalahgunaan. Ya awalnya itu dulu. Nanti setelah bisa didefinisikan pengguna subsidi baru dikeluarkan aturan,&quot; papar Iskandar.(rez)</content:encoded></item></channel></rss>
