<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Deadlock &quot;Paket Bali&quot; Akhirnya Disepakati</title><description>Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organization (WTO) di  Nusa Dua yang mengalami deadlock akhirnya mencapai kesepakatan dengan  menerima Paket Bali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/08/320/908991/sempat-deadlock-paket-bali-akhirnya-disepakati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/12/08/320/908991/sempat-deadlock-paket-bali-akhirnya-disepakati"/><item><title>Sempat Deadlock &quot;Paket Bali&quot; Akhirnya Disepakati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/08/320/908991/sempat-deadlock-paket-bali-akhirnya-disepakati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/12/08/320/908991/sempat-deadlock-paket-bali-akhirnya-disepakati</guid><pubDate>Minggu 08 Desember 2013 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/08/320/908991/BCgMaW8DUz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/08/320/908991/BCgMaW8DUz.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organization (WTO) di Nusa Dua yang mengalami deadlock akhirnya mencapai kesepakatan dengan menerima Paket Bali.Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan menyatakan pertemuan tersebut berlangsung dengan alot dan menyebabkan&amp;nbsp; terjadi deadlock, meskipun akhirnya mencapai kesepakatan.&quot;Indonesia mengambil peran sebagai mediator antara negara berkembang dan negara maju,&quot; ujar Gita di Nusa Dua Sabtu (7/12/2013).Diakuinya, Indonesia sebagai tuan rumah memfasilitasi pertemuan kedua negara yakni India dan Amerika Serikat yang selama ini terlibat perseteruan. Dalam pertemuan tersebut isu subsidi pertanian yang disuarakan India akhirnya bisa disepakati.&quot;Kesepakatan dicapai yakni memberikan pengecualian atas produk-produk tertentu untuk diberikan subsidi, selain itu sejumlah negara berkembang tetap berharap subsidi pertanian untuk produk dalam negeri mereka,&quot; lanjutnya. Gita menambahkan, Indonesia berhasil menjembatani perbedaan dalam perundingan akibat penolakan negara maju sehingga akhirnya mencapai titik temu. Atas tercapainya kesepakatan &quot;Paket Bali&quot;, menandakan keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah KTM ke-9 WTO. &quot;Sudah 12 tahun tidak ada kesepakatan sejak di Doha, dan akhirnya berhasil sepakat di Bali. Ini luar biasa,&quot; tukasnya. (kie)</description><content:encoded>DENPASAR - Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organization (WTO) di Nusa Dua yang mengalami deadlock akhirnya mencapai kesepakatan dengan menerima Paket Bali.Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan menyatakan pertemuan tersebut berlangsung dengan alot dan menyebabkan&amp;nbsp; terjadi deadlock, meskipun akhirnya mencapai kesepakatan.&quot;Indonesia mengambil peran sebagai mediator antara negara berkembang dan negara maju,&quot; ujar Gita di Nusa Dua Sabtu (7/12/2013).Diakuinya, Indonesia sebagai tuan rumah memfasilitasi pertemuan kedua negara yakni India dan Amerika Serikat yang selama ini terlibat perseteruan. Dalam pertemuan tersebut isu subsidi pertanian yang disuarakan India akhirnya bisa disepakati.&quot;Kesepakatan dicapai yakni memberikan pengecualian atas produk-produk tertentu untuk diberikan subsidi, selain itu sejumlah negara berkembang tetap berharap subsidi pertanian untuk produk dalam negeri mereka,&quot; lanjutnya. Gita menambahkan, Indonesia berhasil menjembatani perbedaan dalam perundingan akibat penolakan negara maju sehingga akhirnya mencapai titik temu. Atas tercapainya kesepakatan &quot;Paket Bali&quot;, menandakan keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah KTM ke-9 WTO. &quot;Sudah 12 tahun tidak ada kesepakatan sejak di Doha, dan akhirnya berhasil sepakat di Bali. Ini luar biasa,&quot; tukasnya. (kie)</content:encoded></item></channel></rss>
