<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keuntungan Pedagang Bakso Turun 50% akibat Harga Daging Naik</title><description>Dalam waktu dua tahun belakangan ini harga daging sapi mengalami  kenaikkan yang cukup tinggi. Di mana harga daging naik menjadi sekira Rp90 ribu-Rp100 ribu per kg.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/29/320/918807/keuntungan-pedagang-bakso-turun-50-akibat-harga-daging-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/12/29/320/918807/keuntungan-pedagang-bakso-turun-50-akibat-harga-daging-naik"/><item><title>Keuntungan Pedagang Bakso Turun 50% akibat Harga Daging Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/12/29/320/918807/keuntungan-pedagang-bakso-turun-50-akibat-harga-daging-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/12/29/320/918807/keuntungan-pedagang-bakso-turun-50-akibat-harga-daging-naik</guid><pubDate>Minggu 29 Desember 2013 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/12/29/320/918807/Ggxq6lB4dZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bakso. (Foto: Tumblr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/12/29/320/918807/Ggxq6lB4dZ.jpg</image><title>Bakso. (Foto: Tumblr)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) mengaku sulit meraih untung dalam dua tahun belakangan ini. Pasalnya, di mana dalam waktu dua tahun belakangan ini harga daging sapi mengalami kenaikkan yang cukup tinggi, yakni menjadi sekira Rp90 ribu-Rp100 ribu per kilogram (kg).Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman mengatakan bahwa dengan kenaikan harga daging sapi yang notabene sebagai bahan baku membuat bakso, membuat keuntungan pedagang tergerus 50 persen.&quot;Pendapatannya Rp400 ribu per hari, dengan begitu menggeru keuntungan hampir 50 persen,&quot; kata Trisetyo usai sambutan acara Festival Bakso Gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (29/12/2013).Menurut Trisetyo, saat ini yang diharapkan para pedagang bakso adalah kepastian bahan baku. Di mana kepastian harga menjadi tolak ukur penghasilan pegadang bakso itu sendiri.&quot;Kendala di pelaku usaha UKM bakso, sebagaimana diketahui harga daging dua tahun ini masih tinggi, jaminan harga sangat sulit dirasakan pedagang bakso,&quot; jelasnya.Oleh karenanya, hingga saat ini Apmiso tetap memberikan informasi atau sosialisasi keseluruh anggotanya yang berjumlah 2,5 juta se-Indonesia untuk tidak melakukan kecurangan dengan menaikkan harga jual bakso atau apapun.&quot;Melakukan kesalahan dengan harga bahan baku yang berat, itu malah merugikan sendiri,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) mengaku sulit meraih untung dalam dua tahun belakangan ini. Pasalnya, di mana dalam waktu dua tahun belakangan ini harga daging sapi mengalami kenaikkan yang cukup tinggi, yakni menjadi sekira Rp90 ribu-Rp100 ribu per kilogram (kg).Ketua Umum Apmiso Trisetyo Budiman mengatakan bahwa dengan kenaikan harga daging sapi yang notabene sebagai bahan baku membuat bakso, membuat keuntungan pedagang tergerus 50 persen.&quot;Pendapatannya Rp400 ribu per hari, dengan begitu menggeru keuntungan hampir 50 persen,&quot; kata Trisetyo usai sambutan acara Festival Bakso Gratis di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (29/12/2013).Menurut Trisetyo, saat ini yang diharapkan para pedagang bakso adalah kepastian bahan baku. Di mana kepastian harga menjadi tolak ukur penghasilan pegadang bakso itu sendiri.&quot;Kendala di pelaku usaha UKM bakso, sebagaimana diketahui harga daging dua tahun ini masih tinggi, jaminan harga sangat sulit dirasakan pedagang bakso,&quot; jelasnya.Oleh karenanya, hingga saat ini Apmiso tetap memberikan informasi atau sosialisasi keseluruh anggotanya yang berjumlah 2,5 juta se-Indonesia untuk tidak melakukan kecurangan dengan menaikkan harga jual bakso atau apapun.&quot;Melakukan kesalahan dengan harga bahan baku yang berat, itu malah merugikan sendiri,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
