<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap, Tarif Pesawat Terbang Segera Naik</title><description>Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan  harga avtur yang mengalami kenaikan, membuat biaya operasional maskapai  penerbangan yang mayoritas menggunakan dolar AS meningkat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/01/03/320/921233/siap-siap-tarif-pesawat-terbang-segera-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/01/03/320/921233/siap-siap-tarif-pesawat-terbang-segera-naik"/><item><title>Siap-Siap, Tarif Pesawat Terbang Segera Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/01/03/320/921233/siap-siap-tarif-pesawat-terbang-segera-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/01/03/320/921233/siap-siap-tarif-pesawat-terbang-segera-naik</guid><pubDate>Jum'at 03 Januari 2014 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/03/320/921233/Zy7dgPB0LW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soekarno Hatta.  (Foto: Heru H/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/03/320/921233/Zy7dgPB0LW.jpg</image><title>Bandara Soekarno Hatta.  (Foto: Heru H/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan harga avtur yang mengalami kenaikan, membuat biaya operasional maskapai penerbangan yang mayoritas menggunakan dolar AS meningkat.Dengan begitu, maskapai meminta agar tarif fuel surcharge penerbangan juga naikkan. Pada akhirnya, masyarakat harus merogoh uang lebih untuk membeli tiket pesawat.Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Herry Bakti mengaku, hingga saat ini Kementerian Perhubungan sudah bisa menyetujui kenaikkan tarif tersebut sudah bisa ditandatangani oleh Menteri Perhubungan (Menhub).&quot;Pada prinsipnya Menhub setujui awal bulan ini bisa ditandatangani,&quot; kata Herry di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/1/2013).Herry menambahkan, dirinya masih belum memastikan kenaikan tarif yang pasti berada pada kisaran berapa. Namun, kata Herry, Indonesia National Aircarries Association (INACA) mengusulkan kenaikan tarif Rp85 ribu.&quot;Itu saya lupa sekitar Rp40 ribu-Rp50 ribu, itu sudah prinsip tapi diajukan ke menteri inikan mintanya Rp85 ribu,&quot; pungkasnya.(rez)</description><content:encoded>JAKARTA - Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan harga avtur yang mengalami kenaikan, membuat biaya operasional maskapai penerbangan yang mayoritas menggunakan dolar AS meningkat.Dengan begitu, maskapai meminta agar tarif fuel surcharge penerbangan juga naikkan. Pada akhirnya, masyarakat harus merogoh uang lebih untuk membeli tiket pesawat.Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Herry Bakti mengaku, hingga saat ini Kementerian Perhubungan sudah bisa menyetujui kenaikkan tarif tersebut sudah bisa ditandatangani oleh Menteri Perhubungan (Menhub).&quot;Pada prinsipnya Menhub setujui awal bulan ini bisa ditandatangani,&quot; kata Herry di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/1/2013).Herry menambahkan, dirinya masih belum memastikan kenaikan tarif yang pasti berada pada kisaran berapa. Namun, kata Herry, Indonesia National Aircarries Association (INACA) mengusulkan kenaikan tarif Rp85 ribu.&quot;Itu saya lupa sekitar Rp40 ribu-Rp50 ribu, itu sudah prinsip tapi diajukan ke menteri inikan mintanya Rp85 ribu,&quot; pungkasnya.(rez)</content:encoded></item></channel></rss>
