<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2014, Ekspor RI Ditargetkan Naik 5%</title><description>Kemendag mencatat, ekspor Indonesia turun  sebesar 3-4 persen dengan total nilai ekspor sebesar USD165,6 miliar per  Januari-November 2013.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/01/08/20/923402/2014-ekspor-ri-ditargetkan-naik-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/01/08/20/923402/2014-ekspor-ri-ditargetkan-naik-5"/><item><title>2014, Ekspor RI Ditargetkan Naik 5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/01/08/20/923402/2014-ekspor-ri-ditargetkan-naik-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/01/08/20/923402/2014-ekspor-ri-ditargetkan-naik-5</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2014 13:02 WIB</pubDate><dc:creator>Silvia Ramadhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/01/08/20/923402/rYRCDZTOnP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/01/08/20/923402/rYRCDZTOnP.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Tahun lalu memang menjadi tahun yang suram bagi sektor ekspor Indonesia. Kementrian Perdagangan (Kemendag) mencatat, ekspor Indonesia turun sebesar 3-4 persen dengan total nilai ekspor sebesar USD165,6 miliar per Januari-November 2013.&quot;Karenanya total ekspor 2014 ke depan, minimal dapat berkembang 5 persen, dari apa yang sudah kita capai sekarang menjadi USD190 miliar,&quot; ungkap Direktur Jenderal PEN Nus Nuzulia Ishak usai Konferensi Pers Program Pengembangan Ekspor di Gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, Rabu (8/1/2014).Nus melanjutkan, meski mengalami penurunan di tahun sebelumnya, namun Kemendag optimistis pada 2014 nanti ekspor Indonesia minimal dapat dinaikkan sebesar 4 persen.&quot;Karena negara mitra kita sudah cukup bagus ekonominya, contohnya Amerika. Ini kan ekonominya sudah membaik. Amerika ini salah satu negara besar dengan peningkatan ekspor yang besar juga,&quot; tambahnya.Berbeda dengan Amerika Serikat (AS), perekonomian Eropa justru tidak menunjukkan adanya pencerahan, hal ini salah satunya dikarenakan adanya perlambatan ekonomi secara global. &quot;Di Eropa 2014 masih stagnan, tapi Amerika akan mengalami perkembangan. Demikian pula dengan Jepang, Korea, dan Hong Kong,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tahun lalu memang menjadi tahun yang suram bagi sektor ekspor Indonesia. Kementrian Perdagangan (Kemendag) mencatat, ekspor Indonesia turun sebesar 3-4 persen dengan total nilai ekspor sebesar USD165,6 miliar per Januari-November 2013.&quot;Karenanya total ekspor 2014 ke depan, minimal dapat berkembang 5 persen, dari apa yang sudah kita capai sekarang menjadi USD190 miliar,&quot; ungkap Direktur Jenderal PEN Nus Nuzulia Ishak usai Konferensi Pers Program Pengembangan Ekspor di Gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, Rabu (8/1/2014).Nus melanjutkan, meski mengalami penurunan di tahun sebelumnya, namun Kemendag optimistis pada 2014 nanti ekspor Indonesia minimal dapat dinaikkan sebesar 4 persen.&quot;Karena negara mitra kita sudah cukup bagus ekonominya, contohnya Amerika. Ini kan ekonominya sudah membaik. Amerika ini salah satu negara besar dengan peningkatan ekspor yang besar juga,&quot; tambahnya.Berbeda dengan Amerika Serikat (AS), perekonomian Eropa justru tidak menunjukkan adanya pencerahan, hal ini salah satunya dikarenakan adanya perlambatan ekonomi secara global. &quot;Di Eropa 2014 masih stagnan, tapi Amerika akan mengalami perkembangan. Demikian pula dengan Jepang, Korea, dan Hong Kong,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
