<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Kendala, Pelabuhan Kalibaru Tak Mungkin Selesai</title><description>Pakar Hukum Kemaritiman Universitas Indonesia Chandra Motik  menyatakan, dirinya pesimis target penyelesaian pelabuhan tersebut bisa  berjalan sesuai rencana akibat banyaknya kendala yang dihadapi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/02/16/320/941674/banyak-kendala-pelabuhan-kalibaru-tak-mungkin-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/02/16/320/941674/banyak-kendala-pelabuhan-kalibaru-tak-mungkin-selesai"/><item><title>Banyak Kendala, Pelabuhan Kalibaru Tak Mungkin Selesai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/02/16/320/941674/banyak-kendala-pelabuhan-kalibaru-tak-mungkin-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/02/16/320/941674/banyak-kendala-pelabuhan-kalibaru-tak-mungkin-selesai</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2014 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Petrus Paulus Lelyemin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/02/16/320/941674/U8d9jyNjvo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/02/16/320/941674/U8d9jyNjvo.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pelabuhan Kalibaru merupakan proyek PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II yang diharapkan dapat menjadi pelabuhan pendukung Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini sudah terlalu padat. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini, setelah penanaman tiang pancang (ground breaking) pada 22 Maret 2013 yang diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Pakar Hukum Kemaritiman Universitas Indonesia Chandra Motik menyatakan, dirinya pesimis target penyelesaian pelabuhan tersebut bisa berjalan sesuai rencana akibat banyaknya kendala yang dihadapi. &quot;Tahun ini tidak mungkin selesai, kalau iya, itu terlalu dipaksakan,&quot; tutur Motik dalam acara Reuni Akbar Homecoming Day UI 2014 Sekaligus Dies Natalis UI dan Ulang Tahun ILUNI UI, di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Minggu (16/2/2014).Jika sesuai dengan perkiraannya, Motik berharap pemerintahan baru perlu serius menyelesaikan pembangunan pelabuhan tersebut, mengingat perlunya tambahan pelabuhan. &quot;Itu PR (pekerjaan rumah) pemerintah yang akan datang,&quot; ujarnya.Motik juga meminta keseriusan pemerintah terhadap&amp;nbsp; pembangunan pelabuhan lain, seperti Pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat yang juga turut mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok.&quot;Rencana yang di Karawang (Pelabuhan Cilamaya) juga kita harapkan bisa menjadi supporting,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, Proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru ini menelan investasi hingga USD4 miliar. Untuk tahap pertama sendiri, proyek tersebut menghabiskan investasi mencapai USD2,47 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelabuhan Kalibaru merupakan proyek PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II yang diharapkan dapat menjadi pelabuhan pendukung Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini sudah terlalu padat. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini, setelah penanaman tiang pancang (ground breaking) pada 22 Maret 2013 yang diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Pakar Hukum Kemaritiman Universitas Indonesia Chandra Motik menyatakan, dirinya pesimis target penyelesaian pelabuhan tersebut bisa berjalan sesuai rencana akibat banyaknya kendala yang dihadapi. &quot;Tahun ini tidak mungkin selesai, kalau iya, itu terlalu dipaksakan,&quot; tutur Motik dalam acara Reuni Akbar Homecoming Day UI 2014 Sekaligus Dies Natalis UI dan Ulang Tahun ILUNI UI, di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Minggu (16/2/2014).Jika sesuai dengan perkiraannya, Motik berharap pemerintahan baru perlu serius menyelesaikan pembangunan pelabuhan tersebut, mengingat perlunya tambahan pelabuhan. &quot;Itu PR (pekerjaan rumah) pemerintah yang akan datang,&quot; ujarnya.Motik juga meminta keseriusan pemerintah terhadap&amp;nbsp; pembangunan pelabuhan lain, seperti Pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat yang juga turut mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok.&quot;Rencana yang di Karawang (Pelabuhan Cilamaya) juga kita harapkan bisa menjadi supporting,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, Proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru ini menelan investasi hingga USD4 miliar. Untuk tahap pertama sendiri, proyek tersebut menghabiskan investasi mencapai USD2,47 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
