<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gedung Perkantoran dengan Konsep Hijau Kian Dilirik</title><description>Menggandeng perusahaan arsitek asal Los Angeles, DiMarzio Kato  Architecture, gedung ini dijadwalkan dapat beroperasi pada awal 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/04/14/471/970099/gedung-perkantoran-dengan-konsep-hijau-kian-dilirik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/04/14/471/970099/gedung-perkantoran-dengan-konsep-hijau-kian-dilirik"/><item><title>Gedung Perkantoran dengan Konsep Hijau Kian Dilirik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/04/14/471/970099/gedung-perkantoran-dengan-konsep-hijau-kian-dilirik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/04/14/471/970099/gedung-perkantoran-dengan-konsep-hijau-kian-dilirik</guid><pubDate>Senin 14 April 2014 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Meutia Febrina Anugrah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/04/14/471/970099/JA7GUc8lRD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(ilustrasi : Inhabitat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/04/14/471/970099/JA7GUc8lRD.jpg</image><title>(ilustrasi : Inhabitat)</title></images><description>JAKARTA - Gedung perkantoran dengan konsep hijau kian dilirik pengembang dan perusahaan-perusahaan di Jakarta. Selain ramah lingkungan, gedung-gedung yang dibangun dengan mengusung konsep green ini juga diklaim hemat energi.Salah satu gedung perkantoran dengan konsep Green yang hadir di Jakarta adalah Sinarmas MSIG Tower. Gedung perkantoran hasil join antara Perusahaan Asuransi Sinarmas MSIG Life dan PT Purimas Sasmita ini dibangun dengan memakan biaya konstruksi senilai Rp1,5 triliun. Menggandeng perusahaan arsitek asal Los Angeles, DiMarzio Kato Architecture, gedung ini dijadwalkan dapat beroperasi pada awal 2015.&quot;Konsep green pada gedung ini salah satunya tercermin pada pemasangan Low e glass, yaitu semacam double glass yang dapat mereduksi suara dan panas secara maksimal dan tidak berisik. Jadi ini sangat aman,&quot; ucap Buiding Specialist Sinarmas MSIG Tower Andriansyah pada media saat seremonial Topping Off Sinarmas MSIG Tower di Kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/4/2014).Selain itu, lanjutnya gedung ini juga dilengkapi dengan Building Automatic System ( BAS), yaitu untuk pengelolaan air, listrik dan pendingin udara. Tidak hanya itu, dengan ketinggian gedung yang mencapai 245 meter, gedung ini digadang-gadang menjadi gedung tertinggi di Ibu Kota pada awal 2015.&quot;Karena ini gedung tinggi, jadi faktor keselamatan digedung inipun sangat kita perhatikan. Dilantai 34 dan 17 kita bangun refuge floor, sebagai langai darurat jika terjadi kebakaran. Sistem ini hanya dua di Jakarta, satu di The Plaza, satu lagi di gedung ini,&quot; tambahnya.Direktur Konsultan Properti Leads Proerty Darsono yang merupakan konsultan gedung ini, menyebut selain untuk kantor asuransi Sinarmas, dan PT Purimas Sasmita, gedung ini nantinya juga akan disewakan. &quot;Tingkat okapansi gedung ini hingga saat ini mencapai 35 persen. Adapun tenant yang telah bergadung adalah Perusahaan luar, perusahaaan multinasional,terus juga ada coffe shop, supermarket, bank dan masih banyak lagi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gedung perkantoran dengan konsep hijau kian dilirik pengembang dan perusahaan-perusahaan di Jakarta. Selain ramah lingkungan, gedung-gedung yang dibangun dengan mengusung konsep green ini juga diklaim hemat energi.Salah satu gedung perkantoran dengan konsep Green yang hadir di Jakarta adalah Sinarmas MSIG Tower. Gedung perkantoran hasil join antara Perusahaan Asuransi Sinarmas MSIG Life dan PT Purimas Sasmita ini dibangun dengan memakan biaya konstruksi senilai Rp1,5 triliun. Menggandeng perusahaan arsitek asal Los Angeles, DiMarzio Kato Architecture, gedung ini dijadwalkan dapat beroperasi pada awal 2015.&quot;Konsep green pada gedung ini salah satunya tercermin pada pemasangan Low e glass, yaitu semacam double glass yang dapat mereduksi suara dan panas secara maksimal dan tidak berisik. Jadi ini sangat aman,&quot; ucap Buiding Specialist Sinarmas MSIG Tower Andriansyah pada media saat seremonial Topping Off Sinarmas MSIG Tower di Kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/4/2014).Selain itu, lanjutnya gedung ini juga dilengkapi dengan Building Automatic System ( BAS), yaitu untuk pengelolaan air, listrik dan pendingin udara. Tidak hanya itu, dengan ketinggian gedung yang mencapai 245 meter, gedung ini digadang-gadang menjadi gedung tertinggi di Ibu Kota pada awal 2015.&quot;Karena ini gedung tinggi, jadi faktor keselamatan digedung inipun sangat kita perhatikan. Dilantai 34 dan 17 kita bangun refuge floor, sebagai langai darurat jika terjadi kebakaran. Sistem ini hanya dua di Jakarta, satu di The Plaza, satu lagi di gedung ini,&quot; tambahnya.Direktur Konsultan Properti Leads Proerty Darsono yang merupakan konsultan gedung ini, menyebut selain untuk kantor asuransi Sinarmas, dan PT Purimas Sasmita, gedung ini nantinya juga akan disewakan. &quot;Tingkat okapansi gedung ini hingga saat ini mencapai 35 persen. Adapun tenant yang telah bergadung adalah Perusahaan luar, perusahaaan multinasional,terus juga ada coffe shop, supermarket, bank dan masih banyak lagi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
