<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Butuh Dana Segar Rp115 Triliun untuk Pembangkit Listrik</title><description>PT PLN (Persero) membutuhkan dana investasi segar setidaknya sekira  Rp115 triliun pada tahun ini untuk menyelesaikan planning-planning yang  sudah dipersiapkan sebelumnya termasuk pembangunan pembangkit listrik  serta penambahan jaringan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/05/28/19/991238/pln-butuh-dana-segar-rp115-triliun-untuk-pembangkit-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/05/28/19/991238/pln-butuh-dana-segar-rp115-triliun-untuk-pembangkit-listrik"/><item><title>PLN Butuh Dana Segar Rp115 Triliun untuk Pembangkit Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/05/28/19/991238/pln-butuh-dana-segar-rp115-triliun-untuk-pembangkit-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/05/28/19/991238/pln-butuh-dana-segar-rp115-triliun-untuk-pembangkit-listrik</guid><pubDate>Rabu 28 Mei 2014 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/05/28/19/991238/3MmOpH18Px.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/05/28/19/991238/3MmOpH18Px.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) membutuhkan dana investasi segar setidaknya sekira Rp115 triliun pada tahun ini untuk menyelesaikan planning-planning yang sudah dipersiapkan sebelumnya termasuk pembangunan pembangkit listrik serta penambahan jaringan.&quot;Kami setidaknya tahun ini butuh investasi Rp115 triliun agar semua program PLN yang sudah diplanning jalan semua,&quot; ucap Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Jakarta, Rabu (28/5/2014).Dia menegaskan, jika program ini ditunda akan muncul persoalan bukan pada tahun ini melainkan pada tahun depan hingga dua tahun mendatang.&quot;Bangun tower seperti ini tidak dua bulan, sebulan. Kalau telat, persoalannya bisa timbul kekurangan pasokan listrik yang ketidakmampuan penyaluran ditahun-tahun selanjutnya,&quot; imbuhnya.Dia menjelaskan, dana investasi ini merupakan subsidi dari pemerintah. Seperti yang diketahui, subsidi listrik PLN pada APBN-P 2014 meningkat jadi sekira Rp100 triliun dari APBN 2014 sebelumnya Rp76 triliun.&quot;Makanya kita ingin berusaha meyakinkan pemerintah dan DPR, persoalannya bukan harus ada proyek, bukan itu tapi mencukupi pertumbuhan listrik,&quot; tegas dia.Menurut Nur,&amp;nbsp; untuk investasi jaringan tidak bisa mengandalkan pihak swasta. Pasalnya, swasta (Independent Power Producer/IPP) hanya untuk melakukan pembangunan pembangkit listrik tidak dengan penambahan jaringan.&quot;Investor IPP itu sangat bergairah, mereka tanya kapan nih proyek baru? Pihak IPP kan swasta jadi enggak bisa nambah jaringan, cuma pembangkit. Kalau kita ini bangun semuanya,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) membutuhkan dana investasi segar setidaknya sekira Rp115 triliun pada tahun ini untuk menyelesaikan planning-planning yang sudah dipersiapkan sebelumnya termasuk pembangunan pembangkit listrik serta penambahan jaringan.&quot;Kami setidaknya tahun ini butuh investasi Rp115 triliun agar semua program PLN yang sudah diplanning jalan semua,&quot; ucap Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di Jakarta, Rabu (28/5/2014).Dia menegaskan, jika program ini ditunda akan muncul persoalan bukan pada tahun ini melainkan pada tahun depan hingga dua tahun mendatang.&quot;Bangun tower seperti ini tidak dua bulan, sebulan. Kalau telat, persoalannya bisa timbul kekurangan pasokan listrik yang ketidakmampuan penyaluran ditahun-tahun selanjutnya,&quot; imbuhnya.Dia menjelaskan, dana investasi ini merupakan subsidi dari pemerintah. Seperti yang diketahui, subsidi listrik PLN pada APBN-P 2014 meningkat jadi sekira Rp100 triliun dari APBN 2014 sebelumnya Rp76 triliun.&quot;Makanya kita ingin berusaha meyakinkan pemerintah dan DPR, persoalannya bukan harus ada proyek, bukan itu tapi mencukupi pertumbuhan listrik,&quot; tegas dia.Menurut Nur,&amp;nbsp; untuk investasi jaringan tidak bisa mengandalkan pihak swasta. Pasalnya, swasta (Independent Power Producer/IPP) hanya untuk melakukan pembangunan pembangkit listrik tidak dengan penambahan jaringan.&quot;Investor IPP itu sangat bergairah, mereka tanya kapan nih proyek baru? Pihak IPP kan swasta jadi enggak bisa nambah jaringan, cuma pembangkit. Kalau kita ini bangun semuanya,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
