<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi 6% Sudah Tak Realistis</title><description>Melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia telah berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/06/02/20/992699/pertumbuhan-ekonomi-6-sudah-tak-realistis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/06/02/20/992699/pertumbuhan-ekonomi-6-sudah-tak-realistis"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi 6% Sudah Tak Realistis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/06/02/20/992699/pertumbuhan-ekonomi-6-sudah-tak-realistis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/06/02/20/992699/pertumbuhan-ekonomi-6-sudah-tak-realistis</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2014 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/02/20/992699/RNYZ1aGQf2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/02/20/992699/RNYZ1aGQf2.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia telah berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagaimana dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2014 hanya sebesar 5,2 persen.Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2014 itu memberikan implikasi dari sisi fiskal yang tidak sederhana dan membutuhkan segera langkah-langkah antisipasi.&amp;ldquo;Dengan situasi dunia yang tidak kondusif, dapat dipastikan revisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2014 perlu segera dilakukan. Dimana target dalam APBN 2014 sebesar 6 persen perlu disesuaikan dengan kondisi terkini,&amp;rdquo; papar Firmanzah seperti dilansir dari laman Setkab, Senin (2/6/2014).Firmanzah merujuk sejumlah ketegangan di beberapa wilayah seperti Ukraina, Laut China Selatan, dan Timur Tengah. Selain itu, dia mengatakan hal ini juga dikhawatirkan turut memperbesar ketidakpastian pemulihan ekonomi dunia. &quot;Hal ini turut berdampak pada rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2014 di sejumlah negara ASEAN, misalnya realisasi ekspansi PDB Filipina hanya sebesar 5,7 persen dan Thailand berkontraksi 0,6 persen,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia telah berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagaimana dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2014 hanya sebesar 5,2 persen.Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2014 itu memberikan implikasi dari sisi fiskal yang tidak sederhana dan membutuhkan segera langkah-langkah antisipasi.&amp;ldquo;Dengan situasi dunia yang tidak kondusif, dapat dipastikan revisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2014 perlu segera dilakukan. Dimana target dalam APBN 2014 sebesar 6 persen perlu disesuaikan dengan kondisi terkini,&amp;rdquo; papar Firmanzah seperti dilansir dari laman Setkab, Senin (2/6/2014).Firmanzah merujuk sejumlah ketegangan di beberapa wilayah seperti Ukraina, Laut China Selatan, dan Timur Tengah. Selain itu, dia mengatakan hal ini juga dikhawatirkan turut memperbesar ketidakpastian pemulihan ekonomi dunia. &quot;Hal ini turut berdampak pada rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2014 di sejumlah negara ASEAN, misalnya realisasi ekspansi PDB Filipina hanya sebesar 5,7 persen dan Thailand berkontraksi 0,6 persen,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
