<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iklan Sanitasi Harus Kreatif!</title><description>&quot;Jika pesan tersebut disampaikan lisan biasanya akan ada resistensi.  Karena itu harus dikemas kreatif melalui berbagai media, contohnya  dengan video,&quot;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/06/18/471/1000511/iklan-sanitasi-harus-kreatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/06/18/471/1000511/iklan-sanitasi-harus-kreatif"/><item><title>Iklan Sanitasi Harus Kreatif!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/06/18/471/1000511/iklan-sanitasi-harus-kreatif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/06/18/471/1000511/iklan-sanitasi-harus-kreatif</guid><pubDate>Rabu 18 Juni 2014 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Meutia Febrina Anugrah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/06/18/471/1000511/h1a9YF4d4f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/06/18/471/1000511/h1a9YF4d4f.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebagai langkah untuk mengajak masyarakat peduli akan kesehatan dan lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) mengajak para stakeholder harus kreatif. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan media iklan yang mampu menarik perhatian masyarakat. &quot;Jika pesan tersebut disampaikan lisan biasanya akan ada resistensi. Karena itu harus dikemas kreatif melalui berbagai media, contohnya dengan video,&quot; ucap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Mursito yang dikutip dari laman resmi Kemenpu, Rabu (18/8/2014). Menurut dia, contoh iklan sanitasi yang bisa dikemas dengan kreatif tersebut diantaranya seperti Jangan Buang Air Besar Sembarangan (BABS), buanglah sampah pada tempatnya, atau ajakan memilah sampah. Djoko juga menghimbau agar pesan sanitasi bukan milik para Duta Sanitasi saja melainkan harus ditularkan kepada masyarakat melalui media yang mampu menarik perhatian masyarakat. Pada akhirnya selain merubah pemahaman juga akan berdampak pada perilaku masyarakat.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebagai langkah untuk mengajak masyarakat peduli akan kesehatan dan lingkungan, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) mengajak para stakeholder harus kreatif. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan media iklan yang mampu menarik perhatian masyarakat. &quot;Jika pesan tersebut disampaikan lisan biasanya akan ada resistensi. Karena itu harus dikemas kreatif melalui berbagai media, contohnya dengan video,&quot; ucap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Mursito yang dikutip dari laman resmi Kemenpu, Rabu (18/8/2014). Menurut dia, contoh iklan sanitasi yang bisa dikemas dengan kreatif tersebut diantaranya seperti Jangan Buang Air Besar Sembarangan (BABS), buanglah sampah pada tempatnya, atau ajakan memilah sampah. Djoko juga menghimbau agar pesan sanitasi bukan milik para Duta Sanitasi saja melainkan harus ditularkan kepada masyarakat melalui media yang mampu menarik perhatian masyarakat. Pada akhirnya selain merubah pemahaman juga akan berdampak pada perilaku masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
