<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semester I, Utang RI dari SBN Naik Rp136,38 T</title><description>Pada semester I-2014, telah terjadi peningkatan utang sebesar Rp136,38 triliun atau sekira 13,70 persen dari penerbitan SB.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/07/06/20/1008888/semester-i-utang-ri-dari-sbn-naik-rp136-38-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/07/06/20/1008888/semester-i-utang-ri-dari-sbn-naik-rp136-38-t"/><item><title>Semester I, Utang RI dari SBN Naik Rp136,38 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/07/06/20/1008888/semester-i-utang-ri-dari-sbn-naik-rp136-38-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/07/06/20/1008888/semester-i-utang-ri-dari-sbn-naik-rp136-38-t</guid><pubDate>Minggu 06 Juli 2014 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/07/06/20/1008888/IprrzfqaEt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi utang Indonesia. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/07/06/20/1008888/IprrzfqaEt.jpg</image><title>Ilustrasi utang Indonesia. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat adanya peningkatan tajam pada penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) di semester I-2014. Kenaikan tersebut, lantaran tingginya defisit yang harus ditutup oleh pemerintah.Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) mencatat, di enam bulan pertama 2014 telah terjadi peningkatan utang sebesar Rp136,38 triliun atau sekira 13,70 persen hanya dari SBN. Demikian dilansir dari data DJPU, Minggu (6/7/2014).Adapun total penerbitan SBN pada akhir Juni ini, mencapai Rp1.131,63 triliun. Sementara pada awal akhir 2013, total utang pemerintah dari SBN berada di Rp995,25 triliun. Kenaikan utang paling tinggi, terjadi pada penerbitan SBN di periode Maret, sementara paling rendah terjadi pada penerbitan SBN di periode April.Berikut rincian penambahan utang sejak awal tahun:Januari, naik Rp17,51 triliun. Februari, naik Rp18,27 triliun.Maret, naik Rp41,71 triliun.&amp;nbsp;April, naik Rp17,04 triliun . Mei, naik Rp22,07 triliun, dan Juni, naik Rp19,78 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat adanya peningkatan tajam pada penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) di semester I-2014. Kenaikan tersebut, lantaran tingginya defisit yang harus ditutup oleh pemerintah.Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) mencatat, di enam bulan pertama 2014 telah terjadi peningkatan utang sebesar Rp136,38 triliun atau sekira 13,70 persen hanya dari SBN. Demikian dilansir dari data DJPU, Minggu (6/7/2014).Adapun total penerbitan SBN pada akhir Juni ini, mencapai Rp1.131,63 triliun. Sementara pada awal akhir 2013, total utang pemerintah dari SBN berada di Rp995,25 triliun. Kenaikan utang paling tinggi, terjadi pada penerbitan SBN di periode Maret, sementara paling rendah terjadi pada penerbitan SBN di periode April.Berikut rincian penambahan utang sejak awal tahun:Januari, naik Rp17,51 triliun. Februari, naik Rp18,27 triliun.Maret, naik Rp41,71 triliun.&amp;nbsp;April, naik Rp17,04 triliun . Mei, naik Rp22,07 triliun, dan Juni, naik Rp19,78 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
