<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>9 Langkah Dasar Memulai Usaha (1)</title><description>Ada beberapa tahapan yang perlu diketahui agar tidak salah langkah.  Sebab, bila salah langkah maka modal yang dikeluarkan bisa ludes.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/08/17/455/1025773/9-langkah-dasar-memulai-usaha-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/08/17/455/1025773/9-langkah-dasar-memulai-usaha-1"/><item><title>9 Langkah Dasar Memulai Usaha (1)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/08/17/455/1025773/9-langkah-dasar-memulai-usaha-1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/08/17/455/1025773/9-langkah-dasar-memulai-usaha-1</guid><pubDate>Minggu 17 Agustus 2014 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/08/17/455/1025773/s5gUf3tBC1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">9 Langkah Dasar Memulai Usaha (1) (Ilustrasi: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/08/17/455/1025773/s5gUf3tBC1.jpg</image><title>9 Langkah Dasar Memulai Usaha (1) (Ilustrasi: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Memiliki usaha yang sukses merupakan impian para entrepreneur. Namun untuk memulai usaha sampingan tidaklah semudah membalikkan tangan. Ada beberapa tahapan yang perlu diketahui agar tidak salah langkah. Sebab, bila salah langkah maka modal yang dikeluarkan bisa ludes. Nah, untuk menghindari situasi kritis seperti itu diperlukan persiapan matang. Berikut ini 9 langkah dasar agar usaha yang dijalankan tidak menjadi kritis, seperti dikutip MoneyOver55, Sabtu (16/8/2014). 1. Tentukan Pendanaan Dalam menentukan rencana usaha, pendanaan adalah hal&amp;nbsp; yang sangat fundamental. Dari mana modal untuk memulai usaha, jika belum ada carilah potensi pendanaan. Buatlah analisa penghitungan pengembalian modal dan bunganya bila Anda meminjam kepada bank. 2. Rencana usaha Rencana usaha adalah titik awal yang paling penting. Rencana usaha yang baik didukung oleh penelitian aktual (survei) dan penulisan rencana bisnis.Penulisan rencana bisnis mencakup menentukan tipe atau jenis usaha, segmen pasar dan pelanggan, membuat rincian usaha seperti harga&amp;nbsp; barang, deskripsi produk, potensi kompetitor. Persiapkan juga analisa SWOT, strategi promosi. Secara operasional usaha, perhatikan perizinan, suplai barang, risiko usaha, fasilitas yang diberikan kepada pelanggan, lokasi usaha. Struktur organisasi dan jobdesk setiap tim perlu dibuat secara matang. 3. Survei dan kumpulkan informasi Penelitian Rencana bisnis mencakup beberapa bidang utama: - Pengalaman Anda bekerja dan mengamati industri di sektor usaha yang akan Anda geluti.- Carilah informasi seputar usaha yang akan Anda jalankan. Informasi bisa didapat dari perpustakaan, internet mengenai informasi pertumbuhan pasar, perspektif industri secara keseluruhan, dan profil pelanggan. - Penelitian lapangan meliputi wawancara dengan pelanggan, pemasok, pesaing, dan pakar industri. Ini memberikan wawasan sebenarnya di balik semua fakta yang dibutuhkan.&amp;nbsp; (Bersambung) </description><content:encoded>JAKARTA - Memiliki usaha yang sukses merupakan impian para entrepreneur. Namun untuk memulai usaha sampingan tidaklah semudah membalikkan tangan. Ada beberapa tahapan yang perlu diketahui agar tidak salah langkah. Sebab, bila salah langkah maka modal yang dikeluarkan bisa ludes. Nah, untuk menghindari situasi kritis seperti itu diperlukan persiapan matang. Berikut ini 9 langkah dasar agar usaha yang dijalankan tidak menjadi kritis, seperti dikutip MoneyOver55, Sabtu (16/8/2014). 1. Tentukan Pendanaan Dalam menentukan rencana usaha, pendanaan adalah hal&amp;nbsp; yang sangat fundamental. Dari mana modal untuk memulai usaha, jika belum ada carilah potensi pendanaan. Buatlah analisa penghitungan pengembalian modal dan bunganya bila Anda meminjam kepada bank. 2. Rencana usaha Rencana usaha adalah titik awal yang paling penting. Rencana usaha yang baik didukung oleh penelitian aktual (survei) dan penulisan rencana bisnis.Penulisan rencana bisnis mencakup menentukan tipe atau jenis usaha, segmen pasar dan pelanggan, membuat rincian usaha seperti harga&amp;nbsp; barang, deskripsi produk, potensi kompetitor. Persiapkan juga analisa SWOT, strategi promosi. Secara operasional usaha, perhatikan perizinan, suplai barang, risiko usaha, fasilitas yang diberikan kepada pelanggan, lokasi usaha. Struktur organisasi dan jobdesk setiap tim perlu dibuat secara matang. 3. Survei dan kumpulkan informasi Penelitian Rencana bisnis mencakup beberapa bidang utama: - Pengalaman Anda bekerja dan mengamati industri di sektor usaha yang akan Anda geluti.- Carilah informasi seputar usaha yang akan Anda jalankan. Informasi bisa didapat dari perpustakaan, internet mengenai informasi pertumbuhan pasar, perspektif industri secara keseluruhan, dan profil pelanggan. - Penelitian lapangan meliputi wawancara dengan pelanggan, pemasok, pesaing, dan pakar industri. Ini memberikan wawasan sebenarnya di balik semua fakta yang dibutuhkan.&amp;nbsp; (Bersambung) </content:encoded></item></channel></rss>
