<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Harga BBM Naik, SUN Bakal Laris</title><description>Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan membuat inflasi meroket.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/15/20/1052730/harga-bbm-naik-sun-bakal-laris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/15/20/1052730/harga-bbm-naik-sun-bakal-laris"/><item><title> Harga BBM Naik, SUN Bakal Laris</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/15/20/1052730/harga-bbm-naik-sun-bakal-laris</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/15/20/1052730/harga-bbm-naik-sun-bakal-laris</guid><pubDate>Rabu 15 Oktober 2014 20:59 WIB</pubDate><dc:creator>Prabawati Sriningrum </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/15/20/1052730/hCgqcDneuS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/15/20/1052730/hCgqcDneuS.jpg</image><title>Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan membuat inflasi meroket. AKibatnya, investor dalam negeri akan mengalihkan dananya ke instrumen yang lebih aman.Head of Fixed Income Research PT Mandiri Sekuritas, Handy Yunianto, mengatakan dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi ini, akan menjadi momentum bagi para investor untuk membeli surat obligasi. &quot;Berdasarkan analisis, jika BBM naik justru menjadi momentum bagi investor untuk membeli obligasi, lantaran suku bunga yang tinggi,&quot; jelas dia kala ditemui di Jakarta, Rabu (15/10/2014).&quot;Akan tetapi, kepemilikan asing dalam obligasi yang sangat besar tentu memberikan dampak yang buruk terhadap&amp;nbsp; pasar obligasi kita,&quot; tambahnya.Sekedar informasi, pasar obligasi turun 3,1 persen, dengan SUN rebound 0,5 persen dalam sepekan akhir. Sedangkan US Tresury yield turun, seiring dengan pelemahan ekonomi global.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan membuat inflasi meroket. AKibatnya, investor dalam negeri akan mengalihkan dananya ke instrumen yang lebih aman.Head of Fixed Income Research PT Mandiri Sekuritas, Handy Yunianto, mengatakan dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi ini, akan menjadi momentum bagi para investor untuk membeli surat obligasi. &quot;Berdasarkan analisis, jika BBM naik justru menjadi momentum bagi investor untuk membeli obligasi, lantaran suku bunga yang tinggi,&quot; jelas dia kala ditemui di Jakarta, Rabu (15/10/2014).&quot;Akan tetapi, kepemilikan asing dalam obligasi yang sangat besar tentu memberikan dampak yang buruk terhadap&amp;nbsp; pasar obligasi kita,&quot; tambahnya.Sekedar informasi, pasar obligasi turun 3,1 persen, dengan SUN rebound 0,5 persen dalam sepekan akhir. Sedangkan US Tresury yield turun, seiring dengan pelemahan ekonomi global.</content:encoded></item></channel></rss>
