<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Harga BBM Layak Dinaikkan November</title><description>Jokowi harus segera merealisasikan kenaikan harga BBM bersubsidi pada November 2014.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/20/19/1054439/alasan-harga-bbm-layak-dinaikkan-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/20/19/1054439/alasan-harga-bbm-layak-dinaikkan-november"/><item><title>Alasan Harga BBM Layak Dinaikkan November</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/20/19/1054439/alasan-harga-bbm-layak-dinaikkan-november</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/20/19/1054439/alasan-harga-bbm-layak-dinaikkan-november</guid><pubDate>Senin 20 Oktober 2014 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/20/19/1054439/NBSX25marB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Harga BBM Layak Dinaikkan November. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/20/19/1054439/NBSX25marB.jpg</image><title>Alasan Harga BBM Layak Dinaikkan November. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) harus segera merealisasikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada November 2014. Menurut Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani, November merupakan momen yang tepat untuk pasangan pemimpin baru Indonesia merealisasikan wacana tersebut. Sebab, jika diundur ke bulan-bulan yang selanjutnya akan lebih sulit merealisasikannya. &quot;Kenaikan BBM itu yang pasti November harus menaikkan. Karena kalau tidak, sulit,&quot; kata Aviliani ketika dihubungi Okezone, Senin (20/10/2014).&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/18/16768/104484_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Tidak hanya itu, sambung Aviliani, dengan Jokowi-JK menaikkan harga BBM bersubsidi pada November 2014 akan mendapat manfaat yang lebih baik ketimbang mengulurnya di bulan-bulan berikutnya, bahkan pada tahun depan.&quot;Kalau ada kenaikan, fiskal akan jauh lebih baik,&quot; pungkasnya.&amp;lt;iframe width=&quot;570&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wOS8wMS80OC81NTAzMg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt; </description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) harus segera merealisasikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada November 2014. Menurut Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani, November merupakan momen yang tepat untuk pasangan pemimpin baru Indonesia merealisasikan wacana tersebut. Sebab, jika diundur ke bulan-bulan yang selanjutnya akan lebih sulit merealisasikannya. &quot;Kenaikan BBM itu yang pasti November harus menaikkan. Karena kalau tidak, sulit,&quot; kata Aviliani ketika dihubungi Okezone, Senin (20/10/2014).&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/18/16768/104484_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Tidak hanya itu, sambung Aviliani, dengan Jokowi-JK menaikkan harga BBM bersubsidi pada November 2014 akan mendapat manfaat yang lebih baik ketimbang mengulurnya di bulan-bulan berikutnya, bahkan pada tahun depan.&quot;Kalau ada kenaikan, fiskal akan jauh lebih baik,&quot; pungkasnya.&amp;lt;iframe width=&quot;570&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wOS8wMS80OC81NTAzMg==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt; </content:encoded></item></channel></rss>
