<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sri Mulyani Orang Pilihan Jusuf Kalla?</title><description>Sri Mulyani dikabarkan menjadi salah satu orang pilihan JK untuk duduk dalam jajaran menteri sektor ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla"/><item><title> Sri Mulyani Orang Pilihan Jusuf Kalla?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla</guid><pubDate>Selasa 21 Oktober 2014 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Diana Rafikasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla-0nXI8NNa27.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/21/20/1055053/sri-mulyani-orang-pilihan-jusuf-kalla-0nXI8NNa27.jpg</image><title>Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa nama kalangan profesional diisukan menjadi menteri-menteri di Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Nama yang santer disebut untuk menaungi sektor ekonomi, adalah Managing Director World Bank Sri Mulyani Indrawati.Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Nina Sapti Triaswati, mengatakan, sosok Sri Mulyani mungkin saja kembali ke pemerintahan. Menurutnya, semua keputusan ada di tangan Presiden Jokowi. &quot;Semua bergantung kepada Pak Jokowi. Kalau dia minta sungguh-sungguh, maka semua kemungkinan akan ada,&quot; kata dia kala dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (21/10/2014). &quot;Tapi setahu saya yang mengusulkan nama Sri Mulyani itu Pak JK. Tapi, itu semua hak preogratif Presiden,&quot; tambah dia. Meski demikian, Nina menjelaskan meskipun dari kalangan profesional, bukan berarti Sri Mulyani dapat bergerak bebas. Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) itu menilai jika Jokowi dan Sri Mulyani bekerja sama pasti akan ada intervensi. Pasalnya, Presiden merupakan bos dan menteri merupakan pembantunya. Presiden akan mengarahkan, mengatur, dan memberikan petunjuk-petunjuk untuk menteri. Terpisah, Vice President Senior Economist BNI Strategic Planning Division, Ryan Kiryanto, menampik jika Jokowi akan campur tangan atau melakukan intervensi dalam pelaksanaan tugasnya. Menurut dia, presiden tidak berhak untuk mengarahkan dan mengatur, hanya memberikan arahan apa yang harus dilakukan. &quot;Eksekusinya ada di level Menteri. Pak Jokowi tau dengan pengalaman-pengalamannya tadi tidak perlu dikasih petunjuk teknis, pasti bisa menjalankan apa tugas dan kewajibannya,&amp;rdquo; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa nama kalangan profesional diisukan menjadi menteri-menteri di Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK). Nama yang santer disebut untuk menaungi sektor ekonomi, adalah Managing Director World Bank Sri Mulyani Indrawati.Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Nina Sapti Triaswati, mengatakan, sosok Sri Mulyani mungkin saja kembali ke pemerintahan. Menurutnya, semua keputusan ada di tangan Presiden Jokowi. &quot;Semua bergantung kepada Pak Jokowi. Kalau dia minta sungguh-sungguh, maka semua kemungkinan akan ada,&quot; kata dia kala dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (21/10/2014). &quot;Tapi setahu saya yang mengusulkan nama Sri Mulyani itu Pak JK. Tapi, itu semua hak preogratif Presiden,&quot; tambah dia. Meski demikian, Nina menjelaskan meskipun dari kalangan profesional, bukan berarti Sri Mulyani dapat bergerak bebas. Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) itu menilai jika Jokowi dan Sri Mulyani bekerja sama pasti akan ada intervensi. Pasalnya, Presiden merupakan bos dan menteri merupakan pembantunya. Presiden akan mengarahkan, mengatur, dan memberikan petunjuk-petunjuk untuk menteri. Terpisah, Vice President Senior Economist BNI Strategic Planning Division, Ryan Kiryanto, menampik jika Jokowi akan campur tangan atau melakukan intervensi dalam pelaksanaan tugasnya. Menurut dia, presiden tidak berhak untuk mengarahkan dan mengatur, hanya memberikan arahan apa yang harus dilakukan. &quot;Eksekusinya ada di level Menteri. Pak Jokowi tau dengan pengalaman-pengalamannya tadi tidak perlu dikasih petunjuk teknis, pasti bisa menjalankan apa tugas dan kewajibannya,&amp;rdquo; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
