<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUMD Keuangan Paling Siap Hadapi MEA 2015</title><description>BUMD keuangan merupakan sektor yang paling  siap dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN atau Masyarakar Economic  ASEAN (MEA) 2015.
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015"/><item><title>BUMD Keuangan Paling Siap Hadapi MEA 2015</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015</guid><pubDate>Kamis 23 Oktober 2014 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015-DBYXz23ThP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BUMD Keuangan Paling Siap Hadapi MEA 2015 (Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/23/320/1056204/bumd-keuangan-paling-siap-hadapi-mea-2015-DBYXz23ThP.jpg</image><title>BUMD Keuangan Paling Siap Hadapi MEA 2015 (Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) keuangan merupakan sektor yang paling siap dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN atau Masyarakar Economic ASEAN (MEA) 2015.

Wakil Ketua Badan Kerjasama (BKS) BUMD Fahmy Akbar Idries mengatakan, dari 1007 BUMD hanya 50 persen yang siap menghadapi MEA 2015.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/12/11/12445/77979_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Katakanlah keuangan ada sekitar 300, jadi diatas 50 persen sudah baik pengelolannya,&quot; kata Fahmy saat berdiskusi dengan wartawan di Marche Restaurant, Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Fahmy mengungkapkan, pengelolaan yang baik serta kesiapan BUMD keuangan ini juga lantaran di payungi dengan UU keuangan yang baru saja diterbitkan oleh pemerintah.

&quot;Yang paling siap keuangan karena dibantu oleh OJK, tetapi kalau teman-teman BUMD yang ISO tadi juga termasuk sudah siap juga,&quot; ungkapnya.

Fahmy mengungkapkan juga, standarisasi sangat diperlukan terhadap BUMD yang sudah beroperasi di Indonesia.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNi8yNC8xMC81NDIxNw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Misalnya punya warung makan, nanti ada lembaga internasional yang mengawasi, ya membuat standar bagaimana melayani rumah makan yang baik. Makanya BUMD kita arahkan ke sana dengan ISO itu,&quot; tukas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) keuangan merupakan sektor yang paling siap dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN atau Masyarakar Economic ASEAN (MEA) 2015.

Wakil Ketua Badan Kerjasama (BKS) BUMD Fahmy Akbar Idries mengatakan, dari 1007 BUMD hanya 50 persen yang siap menghadapi MEA 2015.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2013/12/11/12445/77979_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Katakanlah keuangan ada sekitar 300, jadi diatas 50 persen sudah baik pengelolannya,&quot; kata Fahmy saat berdiskusi dengan wartawan di Marche Restaurant, Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2014).

Fahmy mengungkapkan, pengelolaan yang baik serta kesiapan BUMD keuangan ini juga lantaran di payungi dengan UU keuangan yang baru saja diterbitkan oleh pemerintah.

&quot;Yang paling siap keuangan karena dibantu oleh OJK, tetapi kalau teman-teman BUMD yang ISO tadi juga termasuk sudah siap juga,&quot; ungkapnya.

Fahmy mengungkapkan juga, standarisasi sangat diperlukan terhadap BUMD yang sudah beroperasi di Indonesia.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8wNi8yNC8xMC81NDIxNw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Misalnya punya warung makan, nanti ada lembaga internasional yang mengawasi, ya membuat standar bagaimana melayani rumah makan yang baik. Makanya BUMD kita arahkan ke sana dengan ISO itu,&quot; tukas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
