<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Sudah Sampaikan Kuota BBM Tak Akan Cukup</title><description>Pertamina telah menyampaikan kepada pemerintah, jika kuota BBM bersubsidi tidak akan cukup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup"/><item><title>Pertamina Sudah Sampaikan Kuota BBM Tak Akan Cukup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup</guid><pubDate>Kamis 30 Oktober 2014 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup-U0OeIi5YPa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Sudah Sampaikan Kuota BBM Tak Akan Cukup. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/30/19/1058762/pertamina-sudah-sampaikan-kuota-bbm-tak-akan-cukup-U0OeIi5YPa.jpg</image><title>Pertamina Sudah Sampaikan Kuota BBM Tak Akan Cukup. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku telah menyampaikan kepada pemerintah, jika kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang ada tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 31 Desember 2014.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/29/16962/105653_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah melaporkan ke pemerintah, kemungkinannya 46 juta kilo liter (kl) itu akan habis sebelum 31 Desember 2014,&quot; ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Muhammad Husen dalam kunjungannya ke Redaksi MNC Group di Jakarta, Rabu (29/10/2014) malam.

&quot;Karena kita kan sesuai UU APBN 46 juta kl, saya kira bukan soal dana, ini soal aturan yang ada. Ini yang kita sikapi,&quot; jelasnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yNC8yMi81NjUyOS8zODU2NDk1MDA4MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Meskipun begitu, hingga saat ini pihaknya masih berusaha untuk mencukup-cukupi kuota yang ada. Dan pihaknya mengaku bahwa pemerintah telah memahami mengenai keterbatasan kuota tersebut.

&quot;Pemerintah juga sudah sangat paham. Enggak mungkin lah gak ada BBM. Tahun baru masih ada BBM lah,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku telah menyampaikan kepada pemerintah, jika kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang ada tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 31 Desember 2014.
&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/29/16962/105653_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;nbsp;
&quot;Kami sudah melaporkan ke pemerintah, kemungkinannya 46 juta kilo liter (kl) itu akan habis sebelum 31 Desember 2014,&quot; ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Muhammad Husen dalam kunjungannya ke Redaksi MNC Group di Jakarta, Rabu (29/10/2014) malam.

&quot;Karena kita kan sesuai UU APBN 46 juta kl, saya kira bukan soal dana, ini soal aturan yang ada. Ini yang kita sikapi,&quot; jelasnya.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8yNC8yMi81NjUyOS8zODU2NDk1MDA4MDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Meskipun begitu, hingga saat ini pihaknya masih berusaha untuk mencukup-cukupi kuota yang ada. Dan pihaknya mengaku bahwa pemerintah telah memahami mengenai keterbatasan kuota tersebut.

&quot;Pemerintah juga sudah sangat paham. Enggak mungkin lah gak ada BBM. Tahun baru masih ada BBM lah,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
