<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rachmat Gobel: Jokowi Bahas Kenaikan Harga BBM</title><description>Menteri Perdagangan Rahmat Gobel mengatakan, dalam ratas Presiden menyinggung permasalahan kenaikan harga BBM.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm"/><item><title>Rachmat Gobel: Jokowi Bahas Kenaikan Harga BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm</guid><pubDate>Kamis 30 Oktober 2014 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm-Wnkm3he42b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rachmat Gobel: Jokowi Bahas Kenaikan Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/10/30/19/1058934/rachmat-gobel-jokowi-bahas-kenaikan-harga-bbm-Wnkm3he42b.jpg</image><title>Rachmat Gobel: Jokowi Bahas Kenaikan Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas soal permasalahan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi pada rapat di Istana bersama menteri-menteri ekonomi hari ini.

&quot;Ada sedikit dibahas, itu tanya pak Menko Perkonomian saja (Sofyan Djalil). You tanya Menko, jangan saya. Itu ada jatahnya orang bicara,&quot; ucap Menteri Perdagangan Rahmat Gobel di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/1/2014).

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/28/16933/105486_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Kendati demikian, dirinya akan mengambil langkah cepat jika pada nantinya kebijakan kenaikan harga BBM subsidi dilakukan. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi di sektor perdagangan.

&quot;Akan mempengaruhi cost logistiknya. Saya akan segera rapat dengan para pengusaha logistik maupun produsen-produsen semuanya,&quot; kata Rachmat.

Di sisi lain, Rachmat mengungkapkan pada rapat terbatas (Ratas) tersebut juga membahas mengenai pangan, perpajakan, sistem irigasi dan bagaimana persiapan pembangunan pangan nasional dalam negeri.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8zMC8yMi81NjY4NC8zODY2MjM4MzIzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Kalau kami dari perdagangan tentunya meningkatkan bagaimana khususnya kegiatan ekspor dan impor. Itu yang kita laporkan harus ada infrastruktur seperti listrik agar dapat dibangun, sehingga kemudian investasi bisa masuk untuk tingkatkan kegiatan industri dan perdagangan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas soal permasalahan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi pada rapat di Istana bersama menteri-menteri ekonomi hari ini.

&quot;Ada sedikit dibahas, itu tanya pak Menko Perkonomian saja (Sofyan Djalil). You tanya Menko, jangan saya. Itu ada jatahnya orang bicara,&quot; ucap Menteri Perdagangan Rahmat Gobel di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/1/2014).

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/28/16933/105486_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Kendati demikian, dirinya akan mengambil langkah cepat jika pada nantinya kebijakan kenaikan harga BBM subsidi dilakukan. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi di sektor perdagangan.

&quot;Akan mempengaruhi cost logistiknya. Saya akan segera rapat dengan para pengusaha logistik maupun produsen-produsen semuanya,&quot; kata Rachmat.

Di sisi lain, Rachmat mengungkapkan pada rapat terbatas (Ratas) tersebut juga membahas mengenai pangan, perpajakan, sistem irigasi dan bagaimana persiapan pembangunan pangan nasional dalam negeri.

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8zMC8yMi81NjY4NC8zODY2MjM4MzIzMDAx&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

&quot;Kalau kami dari perdagangan tentunya meningkatkan bagaimana khususnya kegiatan ekspor dan impor. Itu yang kita laporkan harus ada infrastruktur seperti listrik agar dapat dibangun, sehingga kemudian investasi bisa masuk untuk tingkatkan kegiatan industri dan perdagangan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
