<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bandingkan Dana Subsidi BBM dengan Infrastruktur</title><description>Di depan para gubernur dan menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan subsidi BBM dengan alokasi dana infrastruktur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur"/><item><title>Jokowi Bandingkan Dana Subsidi BBM dengan Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur</guid><pubDate>Selasa 04 November 2014 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur-yFmI4jZdJj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Bandingkan Dana Subsidi BBM dengan Infrastruktur. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2014/11/04/20/1060928/jokowi-bandingkan-dana-subsidi-bbm-dengan-infrastruktur-yFmI4jZdJj.jpg</image><title>Jokowi Bandingkan Dana Subsidi BBM dengan Infrastruktur. (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Di depan para gubernur dan menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan subsidi BBM dengan alokasi dana infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

&amp;ldquo;Coba bandingkan selama lima tahun subsidi BBM Rp714 triliun. Sedang untuk kesehatan hanya Rp202 triliun, kemudian infrastruktur Rp 577 triliun. Ini yang mau kita buka terkait subsidi. Ini hanya dibakar-dibakar saja,&amp;rdquo; tegasnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kabinet Kerja, dilansir dari laman Setkab, Selasa (4/11/2014).

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8zMC80LzU2NzA3LzM4NjY1NzE4NDkwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Presiden meminta para gubernur untuk memahami, dan menjelaskan kepada masyarakat masalah besarnya subsidi BBM yang melebihi anggaran untuk kesehatan dan pembiayaan infrastruktur itu.

&amp;ldquo;Sebanyak 71 Persen yang menikmati subsidi menengah ke atas, ini hasil studi,&amp;rdquo; lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyampaikan tantangan ekonomi baik eksternal maupun internal yang membuat defisit neraca berjalan. &amp;ldquo;Faktor eksternal menyangku masalah suku bunga the Fed, harga komoditas global stagnan. Adapun faktor internal menyangkut besarnya subsidi BBM, dan defisit neraca berjalan,&amp;rdquo; kata Jokowi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/26/16899/105250_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Oleh sebab itu, dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan rencana pemerintah untuk melakukan pengalihan subsidi BBM ke subsidi pupuk dan benih, irigasi dan bendungan.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Di depan para gubernur dan menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan subsidi BBM dengan alokasi dana infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

&amp;ldquo;Coba bandingkan selama lima tahun subsidi BBM Rp714 triliun. Sedang untuk kesehatan hanya Rp202 triliun, kemudian infrastruktur Rp 577 triliun. Ini yang mau kita buka terkait subsidi. Ini hanya dibakar-dibakar saja,&amp;rdquo; tegasnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kabinet Kerja, dilansir dari laman Setkab, Selasa (4/11/2014).

&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNC8xMC8zMC80LzU2NzA3LzM4NjY1NzE4NDkwMDE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Presiden meminta para gubernur untuk memahami, dan menjelaskan kepada masyarakat masalah besarnya subsidi BBM yang melebihi anggaran untuk kesehatan dan pembiayaan infrastruktur itu.

&amp;ldquo;Sebanyak 71 Persen yang menikmati subsidi menengah ke atas, ini hasil studi,&amp;rdquo; lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyampaikan tantangan ekonomi baik eksternal maupun internal yang membuat defisit neraca berjalan. &amp;ldquo;Faktor eksternal menyangku masalah suku bunga the Fed, harga komoditas global stagnan. Adapun faktor internal menyangkut besarnya subsidi BBM, dan defisit neraca berjalan,&amp;rdquo; kata Jokowi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2014/10/26/16899/105250_medium.jpg&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Oleh sebab itu, dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan rencana pemerintah untuk melakukan pengalihan subsidi BBM ke subsidi pupuk dan benih, irigasi dan bendungan.
</content:encoded></item></channel></rss>
